Home » Olahraga Daerah » Muskot KONI Samarinda Terancam Batal

Muskot KONI Samarinda Terancam Batal

SAMARINDA - Rencana menggelar musyawarah kota (Muskot) KONI Samarinda pada 28 Januari 2017, terancam batal setelah Ketua KONI Samarinda, Aidil Fitri menarik semua panitia yang akan menggelar muskot. Dia mengaku akan menjalankan perpanjangan KONI Samarinda sampai enam bulan ke depan.
“Ya, kemungkinan Muskot KONI Samarinda pada 28 Januari mendatang saya batalkan. Ada beberapa alasan mengapa saya membatalkan agenda tersebut,” kata Aidil Fitri kepada awak media, Kamis (19/1).
Alasan Aidil Fitri membatalkan acara pemilihan ketua baru lantaran banyaknya kepengurusan cabor yang sudah habis masa kepengurusannya alias kedaluwarsa. Artinya jika cabor tersebut masih belum memilih kepengurusan baru atau tidak ada pejabat karteker, maka hak suaranya di muskot sudah pasti tak ada.
“Ini yang saya tidak mau, saya ingin semua cabor punya hak suara agar pemilihan nanti berlangsung sesuai jumlah cabor yang merupakan anggota resmi KONI Samarinda,” terangnya.
Dia meminta kepada pengurus cabor yang sudah berakhir masa kepengurusannya, segera datang ke KONI Samarinda untuk menyelesaikan administrasi agar kepengurusan bisa berjalan lagi.
“Saya persilakan cabor yang masa kepengurusannya berakhir, datang ke KONI Samarinda dan bertemu Sekretaris Umum, Munir Al Habsy untuk penyelesaiannya,” tegasnya.
Saat ini, Aidil Fitri masih dalam proses persidangan atas kasus hukum, terkait kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. Status terdakwa tersematkan di dada Aidil imbas pelaksanaan Porprov V 2014 silam. Namun Aidil menegaskan, kasusnya saat ini belum inkrah atau berkekuatan hukum tetap.
“Artinya belum ada kepastian hukum tetap kepada saya, jadi saya masih punya hak untuk menentukan program KONI Samarinda saat ini,” kata Aidil Fitri.
Lebih jauh Aidil menyatakan, perpanjangan yang diusulkan adalah 6 bulan, jadi tak masalah kalau muskot kami batalkan. Tapi yang perlu digaris bawahi adalah, ini baru kemungkinan.
Aidil mengaku bisa saja muskot tetap dilaksanakan sesuai rencana. Namun dengan catatan semua cabor yang masa kepengurusannya sudah berakhir, segera memperbarui kepengurusan.
Seperti diketahui, masa kepengurusan KONI Samarinda akan berakhir Januari 2017 ini. Awalnya desakan agar segera dilaksanakan musyawarah kota luar biasa (muskotlub). Keterbatasan dana menjadi kendala menggelar Muskot. Akhirnya, diusulkan perpanjangan sampai 6 bulan dan sudah disetujui KONI Kaltim.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KONI Kaltim, Zainal Arifin mengatakan pihaknya sama sekali tidak ingin mencampuri urusan KONI Kota Samarinda. Surat persetujuan perpanjangan itu kata dia mutlak sebagai bentuk jawaban atas keinginan dari KONI Samarinda.
“Sah saja jika ada atau tidaknya surat rekomendasi dari KONI Kaltim mengenai pelaksnaan muskot KONI Samarinda tersebut, dalam hal ini KONI Kaltim hanya sekedar mengetahui dan tidak ikut campur di dalam urusan KONI Samarinda,” kata dia.
Intinya kata Zainal Arifin, jika KONI Samarinda sudah siap menggelar muskot dan ingin menggelar tetap sah. Tapi kata dia kalau belum siap ya bisa ditunda sampai mereka siap. 



Lazada Indonesia