Home » Olahraga Daerah » KONI Kaltim Gelar RAP Menuju PON Papua

KONI Kaltim Gelar RAP Menuju PON Papua

KONI Kaltim Gelar RAP Menuju PON Papua
KAPAN YA?: Medali emas senilai rp250 juta yang disiapkan untuk atlet kaltim yang mendapatkannya, hingga kini belum ada kejelasan.

SAMARINDA – PON XX di Papua masih berlangsung tiga tahun lagi, tepatnya tahun 2020 mendatang, namun persiapan menuju pesta olahraga multieven empat tahunan tingkat nasional tersebut sudah dirancang KONI Kaltim.
Diantara persiapan yang dilakukan tersebut adalah menggelar review and annual plan (RAP) yang dilaksanakan untuk evaluasi hasil yang didapatkan pengurus cabang olahraga selama setahun juga program jangka pendek dan jangka panjang mereka. Mulai hari ini hingga Rabu (8/2) besok, RAP akan dilaksanakan di ruang rapat KONI Kaltim Jl Kusuma Bangsa.
RAP rencananya diikuti 59 pengurus cabang olahraga, dibagi menjadi 2 kelompok. Hari ini diikuti 28 cabang olahraga dan besok 28 cabang olahraga. 
Ketua panitia pelaksana RAP, Sumarlani kepada media ini Senin (6/2) kemarin di kantor KONI Jl Kesuma Bangsa menjelaskan beberapa agenda yang disampaikan pada RAP nanti antara lain program kerja reguler KONI Kaltim 2017, program/rencana kerja pengurus cabang olahraga dan rencana prakualifikasi Porprov VI/2017.
“Selain mengevaluasi hasil kegiatan cabang olahraga selama setahun lalu, kami juga akan membahas program KONI Kaltim sebagai langkah prsiapan menghadapi PON di Papua baik jangka pendek maupun panjang,” kata Sumarlani.
Pelaksanaan RAP berbeda dari sebelumnya karena untuk program kerja masing-masing pengprov Binpres KONI Kaltim sudah mempersiapkan formulis untuk diisi dan memudahkan pengurus cabang olahraga. “Pengurus cabang olahraga tinggal mengisi saja apa-apa yang menjadi program mereka dan kendala-kendala yang dihadapi, setelah itu langsung diberikan kepada kami, untuk ditelaah kembali. Kalau memang ada yang perlu dipertanyakan pengurusnya dipanggil. Ini juga untuk efisiensi waktu agar program bisa cepat diketahui,” paparnya.
RAP sangat penting karena langkah awal dalam mempertahankan prestasi 5Bbesar saat PON XIX/2016 lalu di Jawa Barat. Tetapi, diakuinya itu bukanlah menjadi patokan utama, melainkan bagaimana meningkatkan prestasi atlet Bumi Etam dilihat dari perolehan medali yang diraih.
“Memang untuk peringkat Kaltim masih 5 Besar, tetapi secara hitungan medali banyak penurunan dan inilah yang kedepannya harus ditingkatkan, sehingga persiapan itu kami lakukan mulai dari sekarang, dengan program yang baik saya yakin Kaltim mampu untuk meningkatkan prestasinya di Nasional,” pungkas Sumarlani. 



Lazada Indonesia