Home » Headline » Tak Hanya Batas Laut, Batas Sungai Juga Diperhatikan

Tak Hanya Batas Laut, Batas Sungai Juga Diperhatikan

TANJUNGSELOR - Presiden Joko Widodo mengirimkan utusan khususnya ke Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Senin (12/6) kemarin. Tim utusan khusus presiden ini mengurusi soal perbatasan, khususnya batas laut. Mereka mengunjungi Kaltara sebagai daerah perbatasan yang memang membutuhkan perhatian pusat, termasuk bertemu langsung dengan gubernur dan jajarannya.
Sesuai jadwal, pada Selasa (13/6) hari ini, tim utusan khusus presiden yang dipimpin Dr. Eddy Pratomo akan melakukan peninjauan langsung ke Pulau Sebatik, Nunukan sebagai daerah terluar yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Adapun beberapa hal yang menjadi parameter dalam peninjauan ini yakni batas laut yang terletak di Laut Sulawesi.
Kepada tim utusan, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mendesak agar pemerintah pusat lebih memberikan perhatian kepada wilayah maritim di Kaltara. “Tak hanya batas laut, kalau bisa batas sungai juga diperhatikan,” tegasnya.
Irianto menjelaskan, selama ini warga Indonesia yang berada di perbatasan masih ada yang mencari kebutuhan pokok di Malaysia. Termasuk daerah Sungai Ular, Sebatik, juga harus diperhatikan. “Ini masukan saja dulu. Soal bagaimana kondisi di lapangan perlu juga dicek terlebih dahulu,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar pihak pemprov ikut serta dalam peninjauan di lapangan termasuk jika memungkinkan ikut dalam perundingan. Menurutnya, pembahasan batas wilayah sangat penting diketehui provinsi sebagai daerah yang menjadi beranda terdepan NKRI. 



Lazada Indonesia