Home » Utama » Seleksi Polri, Pekan Ini Pemeriksaan Mental Kepribadian

Seleksi Polri, Pekan Ini Pemeriksaan Mental Kepribadian

TARAKAN- Seleksi Rekruitment Anggota Polri di Sub Penerimaan Daerah (Panda) Kaltim di Tarakan, khusus wilayah Kaltara sudah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan kedua dari 64 peserta yang lolos tahap sebelumnya, 17 orang calon siswa (casis) tidak lolos.
“Pekan ini dilaksanakan seleksi Pemeriksaan Mental Kepribadian (PMK) atau tes psikologis dan yang menguji tim dari Polda Kaltim. Setelah itu, yang lolos akan mengikuti tes treatment akhir atau pemeriksaan administrasi akhir,” ujar Panitia Sub Panda di Tarakan, Kompol Imam Muhadi.
Untuk ujian PMK ini, nanti jika casis memiliki psikologi yang mudah marah atau labil bisa dideteksi lebih awal, dan dipastikan akan tidak lolos dalam tes selanjutnya. “Polri kan juga ada pegang senjata nanti dalam menjalankan tugasnya, kalau psikologi polisinya labil bisa berbahaya. Sementara, Polisi dituntut harus bijak sebelum mengambil keputusan, artinya pertimbangannya harus tepat,” tegasnya.
Sementara, untuk pemeriksaan administrai akhir, adalah jika dalam seleksi sebelumnya ada casis yang kekurangan dalam administrasi diwajibkan untuk melengkapi hingga pekan ini. meskipun sudah lolos tahap seleksi sebelumnya, namun tidak bisa melengkapi berkas administarsi terakhir, tetap dianggap tidak lolos.
“Ini point menentukan juga, jadi lepas dari itu yang lolos baru akan mengikuti supervisi dari Mabes Polri di Balikpapan. Nanti, bergabung dengan casis yang lolos di Kaltim,” kata dia.
Ia menambahkan, dalam penerimaan anggota Polri kali ini tidak dibuka penerimaan khusus peserta dari perbatasan atau putra daerah. “Tapi, apakah nanti di Balikpapan akan diberikan kuota untuk perbatasan atau daerah, dari Balikpapan tapi sekarang ini, sementara belum,” ungkapnya.
Dalam seleksi sebelumnya, ada ujian kesamabtaan jasmani, salah satunya adalah lari 12 menit, lari angka 8 untuk mengukur kecepatan atau kecekatan peserta. Selain itu, juga ada tes pull up, sit up dan push up yang dilakukan masing-masing selama 1 menit. Casis juga dituntut harus bisa berenang, karena sifatnya wajib harus sampai 25 meter. Antronometri juga dilakukan agar bisa melihat kelekukan para casis, untuk mengetahui apakah casis memiliki kaki bengkok atau semacamnya.
“Yang ikut ujian ini casis dari Akpol, Brigadir Polisi Tugas Umum dan Brigadir Tugas Teknik Informasi maupun casis dari Tamtama,” jelasnya. 



Lazada Indonesia