Home » Surat Pembaca » Target Menang di Jumpa Perdana

Target Menang di Jumpa Perdana

Target Menang di Jumpa Perdana
ATUR STRATEGI: Pelatih timnas Indonesia Luis Milla (tengah), berharap kembali meraih hasil positif pada laga uji coba melawan Puerto Rico di depan pendukung sendiri.

SLEMAN – Setelah berhasil mempermalukan Kamboja di depan pendukungnya sendiri dengan menang dua gol tanpa balas, skuat Indonesia akan kembali melakoni laga uji coba dengan lawan yang relative lebih seimbang untuk mereka, yaitu Puerto Rico.
Di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta Selasa (13/6) malam nanti, Irfan Bachdim dkk akan membuktikan kemampuan mereka kali ini dihadapan supporter fanatic sendiri berjumpa dengan negara dari Zona Concacaf ini untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Uji coba ini juga sangat baik buat Tim Merah Putih untuk melihat tolak ukur kekuatan timnas yang saat ini disiapkan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games XXIV di Kuala Lumpur, Malaysia.
Jadi tuan rumah, setidaknya Indonesia harus mampu memanfaatkan kondisi psikis sang tamu yang lima pertandingan terakhir, Puerto Rico menderita lima kekalahan beruntun. Kemenangan atas Kamboja juga meningkatkan rasa percaya diri pmain dan kemenangan kedua bisa memperbaiki posisi di peringkat FIFA.
Asisten pelatih Indonesia Bima Sakti menegaskan kalau seluruh pemain harus mewaspadai permainan cepat tim tamu. “Tapi yang jelas target utama kami adalah menang,” tegas Bima.
Menurut Bima, Puerto Riko memiliki banyak pemain dengan kualitas bagus dan berpostur tinggi. Mereka pasti akan mengandalkan bola-bola atas untuk menggempur pertahanan Indonesia. “Puerto Riko punya dua striker yang posturnya tinggi dan kuat (duel udara),” imbuhnya.
Untuk mengatasinya, Bima meminta anak asuhnya memenangkan setiap duel udara sambil didukung second ball yang kuat. Lalu Bayu Pradana cs harus kompak saat bertahan, serta disiplin untuk kembali ke posisi masing-masing. “Kalau bisa rebut bola langsung passing positif ke depan untuk melakukan counter attack,” sambungnya.
Timnas akan mengandalkan kecepatan Irfan Bachdim atau Yabes Roni di lini depan. Kecepatan mereka diharapkan mampu menciptakan peluang, karena rata-rata pemain Puerto Riko tidak secepat pemain dari kawasan Asia.
Ini pertemuan pertama kali bagi kedua tim dan Puerto Rico yang notabene berasal dari kawasan Amerika Utara mengaku tak mematok target tinggi. Arsitek Puerto Riko Carlos Garcia Cantarero menjelaskan hanya ingin memperkuat kerjasama timnya. Carlos menilai Indonesia adalah lawan yang bagus. Di samping itu, dia juga mengagumi pelatih skuat Garuda, Luis Milla Aspas, yang berasal dari negara yang sama dengannya, Spanyol. “Kami berusaha objektif mengembangkan skuat yang sudah ada,” ujar Carlos.
Presiden Federasi Sepakbola Puerto Rico (FPF) Eric Labrador mengaku tidak sabar melihat pertandingan ini berlangsung. Sebab, Timnas Indonesia dikenalnya memiliki sejarah panjang di Asia. “Kami akan menggunakan kesempatan ini untuk berterimakasih kepada semua orang di Indonesia atas terlaksananya pertandingan ini, dan kami tidak sabar menghadapi tim dengan sejarah panjang di Asia,” kata Eric.



Lazada Indonesia