Home » Advertorial » Rapat Paripurna Istimewa HUT KTT Ke 10

Rapat Paripurna Istimewa HUT KTT Ke 10

Rapat Paripurna Istimewa HUT KTT Ke 10
Penyerahan cinderamata oleh Bupati kepada kepala BIN Kaltara didampingi Wagub Kaltara H Udin Hianggio dan Ketua DPRD, Wakil Ketua I dan II.

TANA TIDUNG – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tana Tidung (KTT) ke 10,DPRD menggelar rapat paripurna istimewa yang menghadirkan sejumlah pejabat dari daerah-daerah yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di antaranya Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, H Udin Hianggio termasuk Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Kaltara, serta sejumlah pejabat lainnya, Kamis (10/8).
Menariknya, beberapa tamu mengenakan pakaian adat Tidung yakni kuning hitam, nampak pula Bupati H Undunsyah, bersama Wakil Bupati Markus SE. Rapat Istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Yapur Alatas didampingi Wakil Ketua I Nurdin Hasni dan Wakil Ketua II DPRD Hendrik ini dimeriahkan oleh berbagai tarian adat suku Tidung dan Dayak Belusu.
Dibacakan pula dalam rapat selayang pandang yang menjadi bentuk sejarah perjuangan pembentukan KTT terhitung mulai 10 Agustus 2007 hingga 10 Agustus 2017. Dalam selayang pandang tersebut diketahui terhitung selama lima tahun perjuangan para pejuang terbentuknya KTT yang tergabung dalam “Presidium” yang saat itu diketuai oleh Almarhum Akhmad Berahim dengan sekretarisnya yang saat ini menjabat sebagai Bupati KTT H Undunsyah.
Dalam perjuangan dan kerja keras bahkan menguras tenaga, pikiran bahkan materi sama sekali tak dipedulikan, mereka hanya memprioritaskan KTT yang waktu itu hanya berupa kecamatan bisa menjadi kabupaten pada salah satu Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan induk dari 14 kabupaten yang ada.
Berbagai pertemuan dan berbagai pembahasan telah dilakukan oleh para tokoh presidium untuk memastikan bahwa kabupaten ini akan terbentuk nantinya. Tantangan tersebut tak lepas darikendala dan halangan. Tak sedikit yang ragu dan mencemooh bahwa pembentukan KTT ini hanyalah isapan jempol belaka alias sia-sia saja dilakukan.
“Berbagai perjuangan yang dilakukan oleh para tokoh presidium dan pihak lainnya selayaknya kita junjung tinggi dengan adanya KTT ini dimana KTT yang hanya merupakan kecamatan dengan awal pembentukan pun hanya 3 kecamatan,” ujar Ketua DPRD Yapur Alatas.
Ketiga kecamatan yang ada saat itu di antaranya Sesayap, Sesayap Hilir dan Tana Lia. Ia pun memberikan apresiasi terhadap para presidium menjadikan KTT sampai seperti saat ini.
“Makanya kita sekarang bersyukur dengan bentuk perjuangan presidium sehingga kita tinggal menikmati daerah ini dengan berbagai akses pembangunan dilaksanakan oleh pemerintah semaksimal mungkin,” papar Ketua DPRD, Yapur Alatas.
Ia menilai segala proses pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) selama kurun waktu sepuluh tahun tersebut sudah terbilang sangat baik dengan pembangunan bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat dan secara tidak langsung meningkatkan layanan publik ke depannya.
Diterangkannya, berbagai penyelenggaraan pemerintahan yang fokus pada proses pembangunan baik fisik ataupun non fisik akan mencapai keberhasilan. “Melalui momentum HUT KTT Ke 10 kita bersama melaksanakan sesuai tema “Langkah Cepat Wujudkan Mimpi Bersama, Kita Satukan Hati Membangun Kabupaten Tana Tidung,” pungkasnya.



Lazada Indonesia