Home » Headline » Investor Minta Bebas Pajak 100 Persen

Investor Minta Bebas Pajak 100 Persen

Investor Minta Bebas Pajak 100 Persen
Johan Mulyadi

TANJUNG SELOR - Dorongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap peluang investasi di Kalimantan Utara (Kaltara) membuat pemerintah daerah terus membuka keran bagi calon pemodal. Terlebih dengan rencana pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Desa Tanah Kuning dan Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional.
Salah satu perusahaan asal Arab Saudi, Albassam Petroleum Limited dikabarkan ingin masuk sebagai salah satu investor. Namun untuk berinvestasi, perusahaan kilang minyak raksasa (oil refinery) ini mengajukan sayarat keringanan pajak hingga 100 persen. “Albassam bisa ikut aturan tax holiday dan tax incentive dari pemerintah pusat,” terang Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kaltara, RDM Johan Johor Mulyadi menanggapi permintaan pihak Albassam.
Sesuai dengan arahan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, ia diminta untuk menjembatani antara pihak perusahaan dengan pemerintah pusat. Kepada Kementerian Keuangan dan kementerian terkait lainnya, Johan telah menyampaikan keinginan Albassam. “Sudah dikomunikasikan dengan pihak Ditjen Pajak Kemenkeu dan juga sudah rakor (rapat koordinasi) pendahaluan dengan Kemenko Maritim dan Kemenperin,” ungkapnya.
Regulasi yang bisa saja memenuhi keinginan Albassam untuk diringankan pajak adalah Berdasarkan Peraturan Kepala (Perka) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Nomor 19 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Permohonan Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.
Dijelaskan dalam Perka BKPM tersebut, bahwa fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan atau tax holiday adalah fasilitas pajak penghasilan, dimana dapat diberikan kepada industri pionir yang merupakan industri yang memiliki keterkaitan yang luas, memberi nilai tambah dan eksternalitas yang tinggi, memperkenalkan teknologi baru, dan memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional.
Untuk diketahui, Albassam tertarik untuk berinvestasi di Kaltara karena KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi sebagai daerah ekspansi pembangunan kilang minyak (oil refinery) yang berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik. Sekitar 500 meter dari bibir pantai, kedalaman laut sudah mencapai 11 meter ke atas.
Hal tersebut diakui oleh gubernur, bahwa Albassam lebih memprioritaskan Kaltara untuk menjadi tempat berinvestasi, meski perusahaan tersebut juga melirik Brunai Darussalam sebagai tujuan ekspansinya. Namun Brunai menawarkan kemudahan perizinan dan birokrasi yang lebih mudah dibandingkan Indonesia.
Sementara itu, keberadaan Albassam dinilai bisa menguntungkan Kaltara, apalagi perusahaan tersebut tak sekedar membuka kilang minyak, namun kemungkinan memindahkan fasilitas oil refinery-nya dari Kanada ke Kaltara. Namun sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai keringanan pajak dari pusat. Disebutkan, jika proses tax holiday diberikan, tentu ada mekanisme pengajuan sebagaimana Perka BKPM tersebut. 



Lazada Indonesia