Home » Worldsport » Anfield, Momen Kalah Menang Mourinho

Anfield, Momen Kalah Menang Mourinho

Anfield, Momen Kalah  Menang Mourinho
MERASA SENANG: Jose Mourinho, banyak menyimpan kenangan saat mengarsiteki banyak tim dan bermain di markas Liverpool.

LIVERPOOL - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, merasa memiliki beberapa momen ketika melawan Liverpool. Dari momen bahagia sampai kejadian buruk Mourinho alami di Stadion Anfield, Liverpool.
Jelang bentrok di markas The Reds itu Sabtu (14/10) besok, Mourinho mengenang semua itu, mulai dari kenangan kekalahan saat melakoni semifinal Liga Champions 2005 dan 2007 hingga momen terbaiknya ketika Chelsea mengalahkan Liverpool pada 2014.
“Saya suka bermain melawan tim terbaik. Saya juga suka bermain melawan klub terbaik di stadion terbaik yang memiliki sejarah panjang,” kata Mourinho dalam wawancara bersama Sky Sports. “Di Anfield saya mengalami saat-saat indah dan saya juga mengalami saat-saat buruk. Liverpool punya kebahagiaan terhadap saya, tetapi mereka juga memiliki saat menyedikan melawan saya,” lanjut pelatih asal Portugal.
Mourinho sendiri tidak membedakan laga melawan Liverpool pada tahap ini di musim ini. Mantan pelatih Real Madrid menilai bentrok di Anfield sama pentingnya dengan pertandingan lain.
United melakoni awal liga dengan sangat kuat musim ini. The Red Devils bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan 19 poin, di bawah Manchester City yang hanya unggul selisih gol. Menjelang tes melawan tim urutan ketujuh Liverpool, yang tercatat sebagai tim agresif, Mourinho mengecilkan pentingnya bentrokan pada tahap ini di musim ini. “Ketika Anda berada di klub besar, ketika Anda pemain besar, ketika Anda seorang pelatih, maka setiap pertandingan penting,” kata Mourinho. “Anda tidak bisa melihat beberapa pertandingan seperti final dan pertandingan lainnya secara berbeda. Bagi saya, setiap pertandingan adalah final dan saya selalu seperti ini,” imbuhnya.
“Ada tiga poin di pertanding­an nanti, bukan empat. Kami tidak berada pada momen di mana duel antara kedua tim (Liverpool vs MU) memastikan hasilnya lebih berarti dari tiga poin. Terkadang hasil imbang atau bahkan kalah dengan selisih gol tertentu adalah pen­ting. Dalam laga ini, itu tidak penting, ini hanya pertandingan tiga poin,” paparnya.
Pelatih asal Portugal itu menyatakan senang melakukan perjalanan ke Anfield tanpa ada tekanan atau emosi tambahan dan menantikan bentrokan tersebut. “Apakah saya suka pergi ke Anfield Ya, saya suka, apakah saya suka bermain melawan Liverpool? Ya, saya suka stadion yang menakjubkan, lawan terbaik tapi persiapannya tidak berbeda,” katanya. 



Lazada Indonesia