Home » Utama » Universitas Terbuka Ikut Bangun SDM Daerah Tertinggal

Universitas Terbuka Ikut Bangun SDM Daerah Tertinggal

NUNUKAN – Universitas Terbuka (UT) adalah Perguruan Tinggi (PT) dengan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan telah diakui pemerintah.
Kehadiran UT di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan dapat memberikan kesempatan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi semakin mudah, dengan biaya terjangkau.
Hal ini diungkapkan Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat saat Temu Wicara Rektor UT dengan Mahasiswa di Hotel Laura Nunukan, Sabtu (21/10).
Ojat Darojat menyampaikan bahwa UT mempunyai kelebihan dibandingkan Perguruan Tinggi konvensional. Karena UT bisa menjangkau ke mahasiswa di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T).
“Saat ini, Presiden memiliki konsep Nawacita yaitu membangun Indonesia dari pinggirian, maka itu sangat cocok bermitra dengan UT. Karena UT mencoba, membantu pihak pemerintah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk di daerah pinggiran,” ungkap dia.
Menurut dia, mahasiswa UT bisa sambil bekerja dan bisa meningkatkan kualitas pendidikannya.
“Contoh, para guru banyak yang mengabdi di daerah terpencil dan pedesaan, mereka harus punya pendidikan S1, karena Undang–Undang Guru dan Dosen nomor 14 tahun 2005 mengharuskan S1. Supaya bisa melaksanakan tugas mengajar sekaligus memenuhi UU, solusinya kuliah di UT,” ungkapnya.
Dia mengatakan UT semakin diminati masyarakat. Karena, UT menawarkan program pendidikan yang mendapatkan ijin dari pemerintah. Dan, UT tidak pernah menawarkan program pendidikan tidak memiliki ijin pemerintah.
“UT juga menawarkan program studi yang sudah diakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Dan, untuk memberikan kepastian aspek kualitas kepada masyarakat, maka UT menghadirkan sertifikat ISO,” jelas dia.
Dia menegaskan, seluruh proses perkuliahan UT menggunakan ISO, untuk mengaudit apakah proses pembelajaran termasuk pelayanan lainnya sesuai kriteria dan mutu yang diterapkan Badan Sertifikasi ISO.
“ UT menghadirkan pendidikan jarak jauh. Dan UT, satu – satunya di asia yang mendapatkan sertifikat mutu. Itu yang pertama dari aspek penjaminan kualitas,” kata dia.
Selain itu, menurut dia, biaya kuliah di UT sangat terjangkau dibandingkan Perguruan Tinggi negeri lainnya. Walau biayanya murah, tapi kualitas UT tidak murah.
“Jadi mulai dari registrasi sampai ujian, UT bisa online. Sementara ini, perkembangan teknologi dan informatika semakin merata keseluruh masyarakat bahkan mahasiswa baru dan lulusan S1, sekarang lebih bersahabat dengan teknologi, sehingga cocok dengan UT,” ujarnya. 



Lazada Indonesia