Home » Utama » Transparansi Dana Desa, Malinau Seberang Pasang Baliho Raksasa

Transparansi Dana Desa, Malinau Seberang Pasang Baliho Raksasa

MALINAU - Dua buah baliho raksasa, ukuran 4 x 8 meter dipasang Pemerintah Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara. Baliho itu berisi laporan realisasi Dana Desa tahun 2017, dan dipasang di 2 tempat terbuka dan mudah dilihat publik. Yaitu, dipasang di Kantor Desa dan Simpang 4 Malinau Seberang.
“Pagi tadi (Jumat kemarin) kami pasang. Sebagai pemberitahuan, bentuk keterbukaan, transparansi pengelolaan dana desa yang merupakan tuntutan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa,” ungkap Kepala Desa Malinau Seberang, Syamsul Bachri, Jumat (10/11).
Menurut dia, publikasi pengelolaan dana desa yang bersumber dari pemerintah pusat juga dana Gerdema dari Pemerintah Daerah dilakukan setiap tahun oleh Pemerintah Desa Malinau Seberang, melalui berbagai bentuk media. Kali ini, dalam bentuk baliho raksasa, sebagai baliho terbesar dari Desa Malinau Seberang.
“Baliho infografis ABPDes Malinau Seberang dengan ukuran 4 x 8 meter adalah yang terbesar di Kabupaten Malinau,,” ungkap dia.
Selain 2 baliho besar tersebut, kata dia, pihak desa telah memasang infografis di papan pengumuman desa dam tempat lain. Hanya saja, ukurannya kecil sehingga tak begitu terpantau publik.
“Tujuan kami agar masyarakat tahu penggunaan dana desa. Ya, agar tidak ada dusta diantara kita,” kata Syamsul.
Dia menyampaikan, dana desa Malinau Seberang tahun 2017 sebesar Rp1,211 miliar. Dana tersebut, digunakan untuk membiayai 12 kegiatan pada 3 program. Yaitu kegiatan pada bidang kegiatan pemberdayaan masyarakat sebesar Rp140, 245 juta, kegiatan pembinaan kemasyarakatan desa Rp45 juta, dan selebihnya untuk 10 kegiatan pada bidang pembangunan desa dengan nilai Rp1 miliar lebih.
Dia menambahkan, publikasi pengelolaan dana desa dan APBDes secara keseluruhan kepada publik merupakan keharusan untuk dilalukan Pemerintah Desa.
“Apalagi kemarin sudah ditekankan dalam acara sosialisasi pengawasan dana desa oleh pihak kepolisian. Sekarang kami wujudkan keterbukaan itu dengan cara menginformasikan pembangunan desa ke publik,” pungkas Syamsul. 



Lazada Indonesia