Home » Utama » Pembangunan Jalan Poros Ditarget Rampung 2018

Pembangunan Jalan Poros Ditarget Rampung 2018

Pembangunan Jalan  Poros Ditarget Rampung 2018
Jalan poros yang tembus dari kawasan darat ke kawasan pesisir ini diharapkan akan dirampungkan pada awal 2018, mengingat besarnya manfaat jalan ini bagi masyarakat.

TANA TIDUNG- Pembangunan jalan poros penghubung empat kecamatan dari Kecamatan Sesayap, Muruk Rian dan Betayau (kawasan darat) ke Kecamatan Sesayap Hilir (kawasan pesisir) sepanjang 96 Kilometer (Km) ditargetkan tuntas tahun 2018 mendatang.
Jalan poros ini bukan hanya dilintasi masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) saja, akan tetapi jalan ini digunakan oleh masyarakat luar daerah seperti Malinau dan Bulungan, karena jalan ini tembus ke kabupaten lainnya.
“Bukan masyarakat saja, kami DPRD yang bepergian untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ataupun untuk keperluan lainnya seringkali melintas di jalan ini dan waktu tempuh lebih cepat daripada melintas di Jalan Trans Kaltim yang lebih rawan kecelakaan karena hanya disatu sisi jalan saja yang kondisi baik dan yang lainnya rusak, makanya kami sendiri berharap jalan tembus kawasan darat ke pesisir ini dapat sesegera mungkin selesai mengingat besarnya manfaat bagi masyarakat,” kata Anggota DPRD Ibrahim Ali.
Menurutnya, jalan yang sudah hampir rampung ini terus dikerjakan, dimana saat ini untuk jalan tembus ke pesisir hanya sisa kurang lebih dari 10 Km saja (pembukaan jalan), sementara untuk pengaspalan sudah tercapai hampir 60 persen, sisanya masih berupa pengerasan jalan (agregat).
“Jalan belum terlalu rampung saja, masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Betayau dan Muruk Rian dulunya kalau mau ke Ibukota Kabupaten, Tideng Pale membutuhkan waktu berjam-jam apalagi bila cuaca tidak mendukung (hujan) tapi kini dengan melintas di jalan poros ini tak butuh waktu lama antara setengah jam sampai satu jam saja sudah bisa tembus tanpa kendala,” ujarnya.
Selain jalan poros ini, Pemkab juga membuka jalan-jalan desa yang menghubungkan masyarakat satu desa dengan tujuan dapat merangsang pembangunan. “Akses jalan poros memang memudahkan masyarakat melakukan kegiatannya sehari-hari ini, tentunya akan merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat apakah dengan membuka usaha atau kegiatan lainnya yang mampu meningkatkan penghasilan masyarakat, imbasnya kesejahteraan masyarakat juga akan menjadi jaminannya,” ujarnya. 



Lazada Indonesia