Home » Utama » Akhir Tahun, Perbaikan Jalan Trans Kaltara Ditargetkan Tuntas

Akhir Tahun, Perbaikan Jalan Trans Kaltara Ditargetkan Tuntas

Akhir Tahun, Perbaikan Jalan Trans Kaltara Ditargetkan Tuntas
TRUK batu bara melintasi jalan trans Kaltara ruas KTT Malinau.

MALINAU - Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Kalimantan Utara, Sulistia Mahendra mengungkapkan bahwa pemeliharaan dan perbaikan Jalan Trans Kaltara, Sekatak Buji-Malinau, masih berlangsung. Sesuai kontrak, kegiatan tersebut ditargetkan selesai akhir tahun 2017 ini.
“Selesai selambat-lambatnya 31 Desember 2017,” ungkap Sulistia Mahendra, Jumat (10/11) lalu.
Menurut dia, perbaikan ruas jalan tersebut, masuk dalam program Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional, Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Kalimantan Utara. Anggaran proyek tersebut bersumber dari APBN 2017 senilai Rp49, 850 miliar. Proyek tersebut dikerjakan PT Bengalon Jaya Lestri.
Selain itu, ada juga kegiatan pemeliharaan rutin pada ruas Jalan Trans Kaltara, Malinau-Mensalong-Sp Apus (Nunukan).
“Disitu kegiatan pemeliharaan rutin saja. Anggaran untuk kegiatan tersebut juga bersumber dari APBN senilai sebesar Rp6 miliar,” kata dia.
Ia mengataka, perbaikan ruang jalan tersebut sangat diharapkan masyarakat. Sebab, seperti pada ruas Jalan Trans Kaltara KTT-Malinau, sejumlah titik telah mengalami kerusakan. Di wilayah Malinau, kerusakan terjadi di wilayah Desa Seruyung Kecamatan Malinau Utara yang berbatasan dengan Kecamatan Mensalong Kabupaten Nunukan
“Hanya saja, kami punya keluhan mas, dimana sepanjang ruas dari Tanjung Selir -Malinau-SP Apas -Simenggaris dilewati truk pengangkut kelapa sawit, dimana kami tidak bisa mengontrol muatan sawit tersebut berapa ton kapasitasnya,” kata Sulistia Mahendra.
Pernyataan Sulistia Mahendra tersebut sekaligus menanggapi keluhan masyarakat terhadap kondisi Jalan Trans yang mengalami banyak kerusakan. Misalnya, pada ruas Jalan Trans Kaltara antara Kabupaten Tana Tidung dan Malinau. Jalan itu kerusakan cukup banyak dan sebagian besar titik kerusakan berada di lokasi yang sama.
“Tahun ini diperbaiki, tahun besoknya rusak lagi. Tempatnya disitu-situ juga,” ungkap salah satu warga Desa Sesuai, Mathius. 



Lazada Indonesia