Home » Advertorial » 99 Persen Penduduk Malinau Jadi Peserta BPJS

99 Persen Penduduk Malinau Jadi Peserta BPJS

99 Persen Penduduk Malinau Jadi Peserta BPJS
BUPATI Yansen TP dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan dalam rangka Penandatangan Perjanjian Cakupan Semesta Kabupaten Malinau (13/11) kemarin.

MALINAU - Bupati Malinau, Yansen TP dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan, Titus Sri Hardianto, kemarin (12/11) melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam rangka komitmen cakupan semesta kepesertaan BPJS Kabupaten Malinau. Penandatanganan dilaksanakan langsung di Kantor Bupati dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau, beserta satuan perangkat kerja daerah lainnya.
Ditegaskan Bupati Yansen TP, kerja sama Pemkab Malinau dengan BPJS dalam rangka memberikan jaminan kesehatan secara maksimal pada seluruh warga. “Sudah 99 persen masyarakat Malinau masuk BPJS,” ungkapnya. Melalui Dinas Kesehatan Pemkab Malinau menargetkan 100 persen masyarakat Malinau mendapat jaminan kesehatan melalui BPJS.
Terpisah, Kepala BPJS Titus Sri Hardiyanto di sela kegiatan mengungkapkan bahwa pihaknya sangat apresiatif terhadap komitnen Pemkab Malinau dalam memberikan jaminan kesehatan terhadap masyarakat, sebagaimana diamanatkan undang-undang, yang dalam perwujudannya bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Kami bangga dan sangat apresiatif pada komitmen Pemkab Malinau. Pada perhatian dan kepedulian Pak Bupati (Yansen TP) terhadap masyarakatnya,” ungkap Titus.
Kabupaten Malinau sambungnya, adalah kabupaten pertama di Kalimantan yang sudah menerapkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada seluruh masyarakatnya. Dengan 99 persen penduduk atau warga Malinau memiliki JKN melalui BPJS Kesehatan. Prestasi tersebut, sambung Titus, diraih karena komitmen yang tinggi dari pemerintah. “Kami berterima kasih atas kepercayaan Pemkab Malinau dan kami berkomitmen untuk bertanggungjawab atas kepercayaan tersebut,” ungkap Titus. Karena prestasi itulah Deputi Direksi Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara BPJS Kesehatan memberikan penghargaan pada Pemkab Malinau.
Dalam kurun waktu hampir 4 tahun BPJS Kesehatan beroperasi, Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat ini telah diikuti oleh lebih dari 182 juta rakyat Indonesia dari berbagai segmen kepesertaan, mulai dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pegawai Pemerintah, Pekerja Penerima Upah (PPU) di BUMN/BUMD dan Badan Usaha Swasta hingga Peserta Mandiri.
Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, dapat disampaikan bahwa roadmap Cakupan Kepesertaan JKN-KIS tahun 2017 secara nasional adalah 77 persen dari jumlah penduduk. BPJS Kesehatan Cabang Tarakan mencatat, untuk Kabupaten Malinau sampai dengan Bulan Oktober 2017 angka cakupan kepesertaan JKN-KIS telah mencapai 99 persen dari jumlah penduduk atau sebanyak 76.712 jiwa. Berarti hanya tinggal 124 jiwa yang belum terkaver dalam program JKN-KIS. “Hal ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa jika dibandingkan dengan pemerintah daerah kabupaten/kota lainnya,” tambah Titus.
Sampai dengan bulan Oktober 2017 sebanyak 18 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan 2 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan di wilayah Kabupaten Malinau telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan dan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta. Bahkan, sambung Titus, kerja sama juga dilakukan untuk memberi pelayanan di sejumlah daerah terpencil yang belum terakses jalan. Antara lain desa-desa yang ada di Kecamatan Sungai Tubu. “Di sana kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan secara berkala pasa masyarakat terpencil,” ungkap Titus. 



Lazada Indonesia