Home » Utama » Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Ikan dari Pemasok

Pedagang Keluhkan Kenaikan Harga Ikan dari Pemasok

Pedagang Keluhkan  Kenaikan Harga Ikan dari Pemasok
Pedagang ikan mengeluhkan naiknya harga ikan dari pemasok, padahal harga ikan dipasaran sebelumnya sudah tinggi

TANA TIDUNG- Sejumlah pedagang ikan di Pasar Induk Imbayud Taka, Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap mengeluhkan terkait adanya kenaikan harga ikan dari pemasok. Saat ini rata-rata harga ikan naik antara Rp 3 ribu hingga Rp 7 ribu per Kilogramnya (Kg) sehingga pedagang pun harus menyesuaikan harga jualnya. Kenaikan harga dari pemasok ini dimungkinkan akan kembali terjadi ketika menjelang akhir tahun nanti.
Salah satu pedagang ikan di Pasar Induk Imbayud Taka, Dzul mengatakan bahwa kenaikan harga ikan sudah menjadi kebiasaan bagi pemasok apalagi akhir tahun tak lama lagi. Namun kenaikan harga ikan dianggap terlalu dini sehingga para pedagang mengaku agak kebingungan menentukan harga sebab rata-rata harga ikan yang dijual sebelumnya sudah terlalu tinggi.
“Khawatirnya kami dengan menentukan harga ikan menyesuaikan harga pemasok tentunya akan membuat harga jualnya lebih tinggi dari sebelumnya padahal harga ikan sebelumnya sudah terlalu tinggi, ada kemungkinan omset penjualan akan menurun dengan berkurangnya pembeli,” kata Dzul, Senin (13/11) kemarin.
Dikatakan, untuk harga ikan layang yang paling termurah dibandingkan dengan harga ikan lainnya yakni Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per Kg sesuai ukuran sementara untuk ikan merah Rp 60 ribu – Rp 70 ribu, ikan kakap Rp 50 ribu – Rp 55 ribu sementara ikan bandeng Rp 40 ribu – Rp 45 ribu, dan harga ini merupakan harga lama sementara untuk penentuan harga baru masih belum diberlakukan karena masih menunggu pasokan ikan yang lama terjual habis.
“Kalau mau ditentukan harga baru yang disesuaikan dengan harga pemasok ada kemungkinan jumlah pembeli akan berkurang, dan untuk mengurangi pasokan atau mengurangi jenis ikan yang kami pasok juga rasanya tidak mungkin sebab kalau ikan yang itu-itu saja, pembeli akan semakin tak tertarik untuk singgah nantinya,” tambahnya.
Ia menyebut selama ini pedagang ikan biasa menjual antara 5 – 8 macam jenis ikan termasuk cumi, sotong dan kepiting yang merupakan jualan musiman dengan rata-rata dapat dijual antara Rp 20 Kg sampai 23 Kg perharinya dan penjualan akan meningkat ketika ada momen tertentu, diketahui untuk cumi dan sotong saja harga jualnya biasa mereka patok antara Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu per Kg nya sedangkan kepiting masih tetap stabil yakni Rp 50 ribu per Kg nya baik ukuran kecil maupun besar.
“Kalau kami tetapkan harga pemasok ada kemungkinan harga jual rata-rata sekitar Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu per Kg nya, kami sendiri menetapkan harga jual tinggi karena banyaknya biaya yang harus kami tanggung mulai biaya transportasi, biaya angkut, ongkos buruh dan lainnya sebab kami memasok ikan dari Tarakan dan masih mengandalkan transportasi laut (speed boat, Red) makanya dengan adanya kenaikan harga pemasok sekarang ini kami harus tanggung resiko turunnya hasil penjualan,” bebernya. 



Lazada Indonesia