Home » Patroli » Diupah Rp 10 juta, IRT Nekat Bawa 1 Kg Sabu

Diupah Rp 10 juta, IRT Nekat Bawa 1 Kg Sabu

Diupah Rp 10 juta, IRT Nekat Bawa 1 Kg Sabu

MEDAN - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dibekuk setelah kedapatan menyimpan 1 kg sabu di Medan, Sumatera Utara. Dalam pemeriksaan, peredaran sabu ini diduga dikendalikan dari napi Lapas Tanjung Gusta Medan.
“Pelaku berinisial FTH (37). Dia warga Bireuen, Aceh,” kata Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih di Mapolrestabes Medan, Senin (13/11).
Ia mengatakan, penindakan dilakukan pada Rabu (8/11) di salah satu pool bus, Jalan Ringroad, Kelurahan Sei Kambing, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Pengungkapan bermula ketika petugas mendapat informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba dari Aceh yang akan masuk ke Kota Medan.
“Kemudian dilakukan penyelidikan dan ditangkap pelaku FTH ini. Setelah itu dilakukan penggeledahan kopernya dan ditemukan sebungkus sabu dengan berat 1 kg,” ujar Ganda didampingi Wakasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan Kompol Daniel Marunduri.
Kepada petugas, kurir sabu ini mengaku diperintahkan oleh seseorang yang berinisial ZK (DPO) dari Aceh. Sabu ini rencananya akan diedarkan di Kota Medan.
“Pelaku diupah Rp 10 juta. Hasil keterangan yang bersangkutan, ini pesanan dari salah seorang (napi) yang berada di Lapas (Tanjung Gusta),” terangnya.
“Dia ini ngakunya baru sekali (jadi kurir sabu). Terkait yang di Lapas, pelaku belum bisa menjelaskannya. Ini masih kita periksa dan didalami,” tukas Ganda. 



Lazada Indonesia