Home » Politik » Gerindra Mengarah ke Sofyan Raga

Gerindra Mengarah ke Sofyan Raga

TARAKAN - Tidak seperti partai politik (parpol) lainnya yang telah memperlihatkan arah dukungan calon Walikota di Pilwali Tarakan 2018 mendatang, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masih belum terlihat bergerak untuk memberikan dukungan terhadap figur-figur yang sudah mencuat ke permukaan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Kaltara, Ibnu Saud menyampaikan, pihaknya memperkirakan pekan depan sudah ada rekomendasi yang diturunkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra. Hanya saja, hal itu masih sebatas perkiraan. Sebab, masih menunggu Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto kembali ke Indonesia.
“Beliau masih di luar. Jadi menunggu beliau pulang dulu. Itu masih perkiraan kami saja,” jelasnya saat dikonfirmasi media ini, Senin (13/11).
Meskipun demikian, untuk proses penjaringan ataupun mekanismenya mulai di tingkat DPC sampai dengan DPD, semuanya telah selesai. Adapun calon yang akan diusung oleh partai berlambang kepala burung garuda ini, bisa dari kalangan birokrasi maupun politisi.
Kendati demikian, untuk calon yang maju saat ini di nomor satu, semuanya dari kalangan birokrat. Sementara dari kalangan politisi, rata-rata maju di nomor dua. “Saya tidak bisa mengomentari siapa yang akan diusung oleh Gerindra. Karena belum ada rekomendasi dan Surat Keputusan (SK) dari DPP,” ujar pria yang akrab disapa Ibnu ini.
Berdasarkan pengamatannya di lapangan, mulai dari tingkat DPC, PAC sampai dengan anak ranting, kader Gerindra cenderung ke arah Sofian Raga.
“Tapi kalau bicara Pilwali, bukan arah yang menentukan. Karena walaupun arahnya ke pak Sofyan bisa saja SK yang dikeluarkan DPP bukan pak Sofyan. Dan apapun keputusan dari partai, semua kader harus patuh dan tunduk,” tegasnya.
Selain itu, kata Ibnu, Gerindra tetap pada aturan yang ada. Seperti melihat calon apakah selaras dengan program kerja partai atau tidak. Kemudian, juga melihat elektabilitas, sampai dengan popularitas calon tersebut. “Partai juga melihat itu. Jadi tidak sembarang menentukan siapa yang akan diusung. Tetapi kita lihat lagi ke depan,” tutupnya. 



Lazada Indonesia