Home » Worldsport » Pemain Veteran Resmi Pensiun

Pemain Veteran Resmi Pensiun

Pemain Veteran Resmi Pensiun
MENANGIS: Gianluigi Buffon memeluk Leonardo Bonucci. Rencana pensiun usai Piala Dunia 2018 ternyata berakhir lebih cepat menyusul kegagalan Gli Azzurri ke Rusia.

RENCANA Gianluigi Buffon adalah bermain di Piala Dunia 2018 kemudian pensiun. Malang bagi Buffon, angan-angannya itu tak akan kesampaian karena timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia.
Andai Italia lolos ke putaran final, Piala Dunia 2018 akan menjadi Piala Dunia keenam bagi Buffon. Belum pernah ada pemain yang ambil bagian di enam Piala Dunia. Buffon sendiri masuk skuat Italia di Piala Dunia 1998, 2002, 2006, 2010, dan 2014. Dia cuma jadi pemain cadangan di Piala Dunia 1998 dan setelahnya jadi kiper utama dengan pencapaian tertinggi berupa gelar juara pada 2006.
Seusai pertandingan leg kedua play-off di San Siro, Buffon tak kuasa menahan kesedihannya. Pemain berusia 39 tahun itu menangis. “Sangat disayangkan pertandingan resmi terakhir saya bertepatan dengan kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia,” ujar Buffon kepada Rai Sport.
Buffon melakoni debutnya di timnas Italia pada Oktober 1997 dan sampai sekarang mengoleksi 175 caps. Dia menjadi pemain dengan penampilan terbanyak bersama Italia.
Buffon mengindikasikan akan pensiun dari timnas setelah ini. Meski gagal ke Piala Dunia, dia yakin sepakbola Italia masih punya masa depan menjanjikan. “Tentunya ada masa depan untuk sepakbola Italia karena kami punya kebanggaan, kemampuan, determinasi, dan setelah terjatuh, kami selalu menemukan jalan untuk berdiri lagi,” ujar Buffon.
Selain Buffon yang pensiun dari timnas Italia, Andrea Barzagli, Daniele De Rossi dan Giorgio Chiellini juga menyatakan tak lagi berjersey biru-putih. “Kegagalan ini jelas sangat mengecewakan. Era dari empat atau lima pemain veteran sudah berakhir, era para pemain muda yang masih lapar akan kesuksesan dimulai,” kata Barzagli seperti dikutip Football Italia.
“Sekarang generasi penerus siap terbang dan kita harus mulai lagi dari mereka. Ini adalah momen yang nyaris absurd untuk dikaitkan dengan pertandingan sepakbola. Ada suasana pemakaman di ruang ganti, padahal tidak ada yang mati,” De Rossi menambahkan.
Chellini merasa kegagalan ini adalah momen yang tepat untuk memberi ruang bagi para pemain muda. Bek Juventus itu merasa nantinya pemain muda bisa matang di Piala Eropa 2020. “Ada jalan panjang ke depannya dan setelah kejatuhan seperti ini, ada banyak tugas untuk dikerjakan,” sebutnya. 



Lazada Indonesia