Home » Utama » Pelaku Curanmor Nyaris Babak Belur Dihakimi Warga

Pelaku Curanmor Nyaris Babak Belur Dihakimi Warga

TARAKAN – Pelaku pencurian motor di halaman parkir Bintang Sport pada Sabtu (11/11) akhir pekan lalu, akhirnya berhasil ditangkap. RV (21) diamankan sekira pukul 20.00, Senin (13/11) malam, di Taman Oval Markoni.
RV yang merupakan warga Gang Manggis, Kelurahan Karang Balik, ditangkap saat melakukan survei di sekitar parkiran Taman Oval Markoni mencari korban baru sambil berjalan kaki.
“RV mau mencari motor yang kuncinya masih nempel atau yang mudah dibawa kabur. Tapi, pada saat sedang beraksi tertangkap basah oleh warga. Pada saat RV akan melarikan diri langsung dikejar warga setempat,” terang Perwira Urusan Subbag Humas, Ipda Deny Mardiyanto, mewakili Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit.
Menurut keterangan warga setempat, RV sempat menawarkan motor curiannya milik Irmayana ke salah satu warga dengan harga murah. Namun warga menolak karena gerak-gerik RV sudah mencurigakan, ditambah lagi motor tersebut tidak memiliki surat-surat yang lengkap.
Beruntung, saat RV nyaris babak belur dipukuli warga, polisi segera tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankannya ke Polsek Tarakan Barat.
“Karena laporan pencurian ada di Polres Tarakan, jadi kasusnya dilimpahkan ke penyidik Polres Tarakan. Sementara, untuk motor milik Irmayana kita amankan di rumahnya (pelaku),” imbuhnya.
Kepada polisi, RV juga mengaku terpaksa mencuri motor lantaran istrinya sedang hamir 7 bulan dan butuh biaya untuk persalinan, sementara RV tidak memiliki pekerjaan. Namun, Ipda Deny mengaku polisi tidak serta merta percaya, bahkan pihaknya pun saat ini terus mengembangkan pengakuan RV untuk mengetahui kemungkinan ada korban dan TKP lain.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat di himbau apabila memarkir kendaraan roda dua agar di berikan kunci tambahan, kunci stang dan tidak meninggalkan motor dengan kunci masih menempel.
“Supaya pelaku kejahatan tidak mudah melakukan aksinya. Apalagi kerugian korban ini mencapai puluhan juta, untuk korban Irmayana ini kerugiannya Rp 20 juta,” tutupnya.
Diketahui, Sabtu (11/11), Irmayana menjadi korban curanmor saat sedang bermain badminton bersama rekan-rekannya. Irma kehilangan motor merk Vario miliknya yang diparkir di depan lapangan badminton.
Pelaku beraksi saat korban tengah bermain badminton. Baru sekira pukul 22.00 WITA, korban menyadari motornya dengan plat KT 3358 FM ternyata sudah raib digondol maling.
“Korban lagi main badminton di Bintang Sport, di Jalan Karang Balik. Padahal sudah sering parkir di tempat yang sama, tapi ternyata kali ini jadi korban curanmor,” ujar Ipda Deny.
Korban sendiri memang mengaku lalai mengunci stang motornya karena menganggap bakal aman seperti biasa. Panik saat menyadari motornya raib, korban pun tidak menemukan keberadaan motornya meski sudah dicari keliling lapangan badminton. 



Lazada Indonesia