Home » Utama » Kantor Golkar Berubah Warna, Tigor: Biar DPP yang Selesaikan

Kantor Golkar Berubah Warna, Tigor: Biar DPP yang Selesaikan

Kantor Golkar Berubah Warna, Tigor: Biar DPP yang Selesaikan
BERUBAH WARNA - Kantor Sekretariat Golkar yang semula berwarna kuning berubah menjadi hijau, beredar isu Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Tarakan akan mengambil alih dan mengklaim gedung adalah miliknya pribadi.

TARAKAN – Sebagian masyarakat yang melewati Kantor DPD II Golkar Tarakan di Jalan Sumatera, simpang empat ladang pasti akan bertanya-tanya terkait perubahan warna cat kantor Golkar yang identik warna kuning, berganti menjadi warna hijau.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPD II Golkar Tarakan, Tigor Nainggolan mengakui kantor yang sudah cukup lama ditempati Partai Golkar ini bukan merupakan milik DPD II Golkar Tarakan, melainkan aset DPP Golkar Pusat.
“Apakah berganti cat, berganti merek atau semacamnya itu sudah seizin pusat, saya tidak tahu, tapi yang jelas saya juga tidak tahu. Karena kita belum pernah membicarakan ini, apakah siapa punya aset atau siapa yang mengaku sebagai pemilik aset, saya tidak tahu,” ujarnya saat ditemui Rabu (14/11).
Ia memastikan, meskipun cat berubah warna menjadi hijau, di dalamnya tetap berwarna kuning.
Kantor ini pun diisukan akan diambil alih oleh Ketua DPD II Golkar sebelumnya, Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio karena mengklaim bangunan adalah miliknya pribadi dan akan digunakan untuk pendidikan.
“Ya, terserah saja kalau mau digunakan untuk pendidikan, tapi itu kan bukan masalah Golkar. Mungkin saja itu hanya isu di masyarakat yang berkembang. Masalah mungkin diambil alih orang lain, saya kira biarlah DPP Golkar nanti yang akan menyelesaikan. Tapi, kalau kami disuruh pindah ya tidak masalah, dimana saja bisa jadi kantor,” bantahnya.
Ia pun mengungkapkan asal muasal tanah yang di atasnya berdiri kantor Golkar ini, sebelumnya adalah tanah Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) dan menjadi sekretariat Golkar dalam bentuk hibah atau penyerahan belasan tahun silam.
Sementara, untuk pembangunan kantor, kata dia, sebagian besar dibiayai oleh Golkar saat Ketua DPD II Golkar Tarakan masih dijabat oleh Lamansyah. Namun, ada juga campur tangan pribadi dari pengurus Golkar.
Dengan adanya klaim memiliki gedung, kata Tigor ia masih belum akan mengambil sikap untuk melaporkan ke manapun. Ia hanya menunggu DPP Golkar turun ke Tarakan untuk memeriksa aset partai.
“Tanpa ada masalah ini, sebenarnya DPP Golkar selalu turun ke lapangan untuk memeriksa asetnya. Dalam waktu dekat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga akan memverifikasi,” imbuhnya.
Disinggung soal verifikasi di kantor baru, juga dibantahnya. Ia memastikan belum akan memindahkan kantor Golkar dan masih bertempat di tempat yang sama, meski warna cat sudah berubah.
“Saya kira tidak masalah, itu kan rumah dan tidak harus identik dengan warna kuning seperti Golkar. Yang jelas, rumah itu masih jadi sekretariat Golkar hingga sekarang,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia