Home » Utama » Pembangunan Instalasi Air Bersih di Bunyu akan Dilanjutkan

Pembangunan Instalasi Air Bersih di Bunyu akan Dilanjutkan

Pembangunan Instalasi Air Bersih  di Bunyu akan Dilanjutkan
DIHIBAHKAN – Peninjauan aset hibah saat dilakukan tinajaun langsung diaereal WTP PT. Lamindo di Bunyu.

TANJUNG SELOR – Fasilitas instalasi air bersih di Pulau Bunyu, yang dibangunkan oleh PT. Lamindo Inter Multikon (LIM)—perusahaan batu bara di wilayah itu, hingga saat ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Pasalnya, belum ada terpasang jaringan untuk menyalurkan ke rumah-rumah warga.
Atas kondisi itu, Pemkab Bulungan melalui Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) bersama PDAM, akan melanjutkan pembangunan jaringan. Hanya saja, sebelumnya aset tersebut harus dihibahkan dulu oleh pihak perusahaan kepada Pemkab Bulungan.
“Infonya dalam minggu ini, rencana penyerahan dokumen aset yang dimaksud di Jakarta. Termasuk sejumlah aset lainnya yang berkaitan pemenuhan fasilita air minum di Bulungan,” ujar Bupati Bulungan, H Sudjati.
Informasi dihimpun, secara simbolis Pemkab Bulungan sudah menerima penyerahan berupa aset Water Treatment Plan (WTP) atau Instalasi Air Bersih senilai Rp2,9 miliar yang dibangunkan oleh PT LIM di Kecamatan Bunyu sejak 2015 lalu itu. Aset tersebut belum resmi milik Pemkab Bulungan, sehingga perlu ada penyerahan terlebih dahulu untuk kemudian dimaksimalkan, dengan penambahan fasilitas pendukung. Agar fasilitas air bersih itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Nah untuk itu (melanjutkan pembangunan jaringan, Red), kita siap nanti. Setelah ada penyerahan, kita segera melanjutkan. Meskipun saat ini, memang belum masuk dalam RAPBD 2018,” ungkapnya.
Untuk ketahui, WTP atau instalasi air bersih dengan memangfaatkan sebuah mata air di Bunyu tersebut dibangun melalui dana CSR (Corporate Social Responsbility) dari PT LIM. Perusahaan batu bara yang berada di dalam naungan PT Adani Group ini membangun WTP di areal seluas 0,3 hektare yang bersebelahan dengan intake atau areal pengambilan air baku seluas 3 hektare. WTP terdiri 2 pompa penyedotan dengan kapasitas 7 liter per detik, tempat penyaringan air dan tempat penampungan air berbahan fiber glass, serta 5 pompa filter atau penyaring.
Instalsi air bersih ini, mampu menghasilkan air bersih dengan kapasitas debit air antara 12 sampai 16 liter per detik, atau mampu melayani 1.250 hingga 1.500 rumah tangga. Namun pipa pengaliran saat ini baru sampai batas areal PT Lamindo, sehingga WTP diserahkan ke Pemkab Bulungan agar dapat memberikan suplai air bersih kepada masyarakat Bunyu.
“Fasilitas itu juga kita harapkan nantinya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Apalagi kita tahu di sana (Bunyu) masyarakat juga sulit mendapatkan air bersih. Untuk itu semoga perusahaan bisa menyegerakan hibahnya,” kata bupati lagi.
Dengan adanya pasokan air dari WTP ini, diyakini bisa membantu melayani kebutuhan air bersih warga. Sebab data sebelumnya, diketahui oleh PDAM Bunyu baru mampu melayani 455 rumah tangga dengan kapasitas 5 liter per detik. Dari total 3.300 rumah tangga, warga Bunyu.



Lazada Indonesia