Home » Utama » Anggaran Defisit, Proyek Multiyears Tetap Wajib Dibayar

Anggaran Defisit, Proyek Multiyears Tetap Wajib Dibayar

Anggaran Defisit, Proyek  Multiyears Tetap Wajib Dibayar
DILANJUTKAN PEMBANGUNANNYA– Lelang delapan paket kegiatan multiyears, yang salah satunya lanjutan pembangunan siring (sheetpile) di Sabanar Lama, sudah selesai. Dalam waktu dekat, kegiatan segera dimulai.

TANJUNG SELOR – Meski kembali, diketahui APBD Bulungan mengalami defisit defisit atau kekurangan anggaran, Pemkab Bulungan tetap berkewajiban mengalokasikan anggaran untuk membayar kegiatan pembangunan fisik di tahun jamak atau multiyears. Hal ini, karena sudah tercantum dalam kontrak perjanjian atau MoU, apapun kondisi keuangannya, Pemkab wajib membayar.
“Dimungkinkan resionalisasi dan pengurangan kegiatan yang signifikan. Bahkan kegiatan rutin di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) juga bisa saja ditiadakan kalau anggaran kita tidak bertambah. Meski demikian, untuk pembayaran cicilan proyek multiyears tetap dilakukan. Karena itu wajib kita danai,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Bulungan, M. Isnaini.
Kegiatan multiyears, terangnya, merupakan agenda jamak yang pembayarannya dilakukan secara mencicil selama 4 tahun berturut-turut hingga 2021 mendatang. Sesuai MoU yang disepakti bersama DPRD, kata Isnaini, apapun kondisi keuangan daerah, pembayaran untuk kegiatan ini tetap harus masuk dalam skala prioritas.
Meskipun ada pengurangan kegiatan rutin, dirinya berharap kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah. “Ada beberapa kegiatan rutin yang memang harus dilakukan. Misalnya Musrembang. Itu juga memerlukan anggaran. Sehingga perlu kita sesuaikan kembali, OPD juga harus siap untuk itu,” katanya.
Sementara itu, berkaitan dengan kegiatan multiyears yang dimulai tahun ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan Adriani menambahkan, delapan paket kegiatan yang dianggarkan melalui sistem tahun jamak atau multiyear, secara keseluruhan sudah tuntas dilelang. Sehingga tinggal melakukan realisasi kegiatan fisik di lapangan.
“Sebelumnya masih ada satu kegiatan belum lelang, tapi sekarang sudah tuntas, dan proses penandatanganan kontrak. Jadi semua sudah selesai lelang. Bahkan sebagian kegiatan sudah dimulai di lapangan,” ungkapnya.



Lazada Indonesia