Home » Advertorial » Pengurus PPTI Dikukuhkan, Sinergi Pencegahan TB

Pengurus PPTI Dikukuhkan, Sinergi Pencegahan TB

Pengurus PPTI  Dikukuhkan, Sinergi Pencegahan TB
DIKUKUHKAN Pengurus PPTI Cabang Bulungan saat dikukuhkan oleh Bupati Bulungan H. Sudjati, Senin (13/11).

TANJUNG SELOR - Pengurus cabang Perkumpulan, Pemberantasan, Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Bulungan masa bhakti 2017-2022, Senin (13/11) lalu dikukuhkan langsung oleh Bupati Bulungan, H. Sudjati.
Dalam arahannya bupati kembali mengingatkan, perlunya sinergi seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit tuberkolusis (TB) di Bulungan. Apalagi, katanya, sejauh ini kasus TB di dunia semakin meningkat. Bahkan, data terakhir menyebutkan, di Indonesia, menempati posisi kedua peningkatan kasus TB tesebut.
“Penyakit TB merupakan masalah yang penting, karena sekitar 75 persen pasien TB adalah kelompok usia yang paling produktif antara 15-50 tahun. Selain merugikan secara ekonomis, TB juga memberikan dampak buruk lainnya secara sosial, seperti stigma bahkan bisa dikucilkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Melihat perkembangan penyakit TB yang semakin kompleks itu, bupati menegaskan, sangat diperlukan upaya-upaya dalam program pengendalian penyakit yang sifatnya efektif, komprehensif, murah dan tepat sasaran.
“Saya berharap setelah dikukuhkan PPTI Bulungan, dapat segera menyusun rencana kerja yang dapat disinergikan dengan program pemerintah. Dengan begitu, diharapkan bisa menurunkan angka kesakitan dan kematian karena penyakit TB. Khususnya di Bulungan,” harapnya.
Di tempat sama, Ketua Badan Kehormatan PPTI Bulungan Dra Hj Titin Iriani Sudjati mengataakn, untuk mencegah dan memberantas penyakit TB tak hanya mengandalkan pemerintah atau lembaga terkait, namun perlu dukungan nyata dari seluruh elemen masyarakat. Termasuk Organisasi kemasyarakatan, PKK dan lain sebagaunya.
“Mari kita semua bergerak menemukan kasus TB untuk segera diobati dan mengawasinya hingga sembuh. Sebagaimana slogan kita di PPTI, yakni TOSS-TB (Temukan Obati Sampai Sembuh- Tuberkolusis,” tegasnya. 



Lazada Indonesia