Home » Utama » Anggaran Terbatas, Bimtek Camat Digelar di Kantor Bupati

Anggaran Terbatas, Bimtek Camat Digelar di Kantor Bupati

NUNUKAN – Pemkab Nunukan biasanya melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Camat di Jakarta. Tahun ini, dengan pertimbangan anggaran terbatas, Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Nunukan melaksanakan Bimtek Camat di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, dengan mendatangkan narasumber ke Nunukan.
“Selama ini, sejak kita mulai tahun 2012, untuk angkatan pertama dan seterusnya, peserta yang ke Jakarta. Tetapi, tahun ini dibalik, pemateri yang datang ke Nunukan. Kenapa seperti itu, karena pertimbangan anggaran yang saat ini masih defisit. Tetapi ini tidak mengurangi kewajiban Pemerintah Daerah Nunukan,” ungkap Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Nunukan H. Sura’i, Selasa (14/11).
Dia menyampaikan, Bimtek dilaksanakan mulai 15 – 17 Nopember 2017, akan diikuti 19 Camat se - Kabupaten Nunukan dan 11 Kasubag membidangi pemerintahan. Yaitu, Camat Nunukan, Camat Nunukan Selatan, Camat Sebatik, Camat Sebatik Barat, Camat Sebatik Utara, Camat Sebatik Timur, Camat Sebatik Tengah, Camat Seimenggaris, Camat Sebuku, Camat Tulin Onsoi, Camat Sembakung, Camat Sembakung Atulai, Camat Lumbis, Camat Lumbis, Camat Krayan, Camat Krayan Selatan, Camat Krayan Timur, Camat Krayan Barat dan Camat Krayan Tengah.
Selanjutnya, 11 Kasubag di bawah Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan Sekretariat Daerah, seperti 3 Kasubag di Bagian Tata Pemerintahan, 3 Kasubag di Bagian Organisasi, 3 Kasubag di Bagian Umum dan 2 Kasubag di Bagian Hukum Sekretariat Daerah Nunukan.
“Pada dasarnya, bimtek ini dilaksanakan untuk peningkatan kapasitas aparatur pemerintah, baik Camat maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jabatan Camat ini, selain sebagai Kepala SKPD diaturannya, namun prakteknya Camat itu bukan hanya Kepala SKPD, tetapi sebagai kepala wilayah, kepala pemerintahan,” ungkap dia.
Dia mengatakan, selama tiga hari pelaksanaan bimtek, narasumbernya merupakan profesor dari Kementrian Dalam Negeri membidangi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, kapasitas mereka tidak perlu diragukan.
“Legalitas sertifikatnya juga sama dengan yang dikeluarkan Kementrian Dalam Negeri. Karena, registrasi nomor tetap mengacu di Kementrian Dalam Negeri,” kata dia. 



Lazada Indonesia