Home » Utama » Teroboson Layanan ADIL

Teroboson Layanan ADIL

Teroboson Layanan ADIL
PERIKSA DOKUMEN : Staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nunukan melakukan pemeriksaan dokumen terkait dengan Layanan ADIL.

 NUNUKAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nunukan membuat terobosan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang akan membuat usaha. Terobosan itu diberi nama ADIL (Antar Dokumen Izin Lancar).
Masyarakat atau pelaku usaha yang ingin mengunakan jasa layanan ADIL, dapat menghubungi melalui telegram, telepon, SMS atau Whatspp di nomor 08115428883. Petugas akan mengambil berkas perizinan dari pemohon. Apabila berkas perizinan itu telah selesai, maka berkas tersebut akan diantar ke rumah atau tempat usaha pemohon.
Kepala Bidang Perijinan Usaha Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nunukan Irsan menyampaikan, layanan ADIL diberikan bagi permohonan perpanjangan dan pergantian izin untuk wilayah di Pulau Nunukan. Jenis izinnya, yaitu izin usaha perdagangan, izin usaha jasa kontruksi dan izin usaha rumah makan.
“Pada saat dokumenya telah diambil oleh petugas layanan ADIL, berkasnya akan diperiksa dan diproses. Saat dokumen izin telah selesai, maka petugas akan mengantarkan ke alamat pemohon. Karena ini sifatnya pelayanan, sehingga petugas yang mengantar kembali dokumen tersebut,” ujarnya, Selasa (14/11).
Sementara itu, Kasi Industri dan Perdagangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Yansen menambahkan, sejak dilaunching Bupati Nunukan 21 Oktober, sampai saat ini sudah melayani beberapa pelaku usaha. Namun, masih banyak pelaku usaha belum mengetahui layanan ADIL.
“Jadi, belum seluruhnya masyarakat mengetahui, yang sudah melalui proses telepon kita jemput. Yang tidak mengetahui informasi lalu datang ke kantor, akan kita antar dokumennya jika sudah selesai,” ungkapnya.
Dia menyampaikan, ada 2 petugas layanan ADIL. Sedangkan yang melakukan verifikasi dan pemeriksaan berkas melibatkan staf di bidang masing – masing.
”Masuknya melalui klinik informasi dan pengaduan PTSP, dan dilanjutkan ke bidang teknis yang menangani,” kata dia. 



Lazada Indonesia