Home » Advertorial » Anggaran Perbatasan Naik, Dewan Apresiasi Pemprov

Anggaran Perbatasan Naik, Dewan Apresiasi Pemprov

Anggaran Perbatasan Naik,  Dewan Apresiasi Pemprov
FAKUS INFRASTRUKTUR - Alokasi APBN yang difokuskan pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur di perbatasan dianggap sudah tepat. Mengingat konektivitas antar wilayah di Kaltara masih belum maksimal.

TANJUNG SELOR – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada 2018 mendatang dipastikan naik dari tahun sebelumnya. Dari informasi Biro Pengelola Perbatasan Setprov Kaltara, tahun depan Kaltara akan mendapatkan alokasi sekira Rp3,17 triliun.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Marten Sablon mengatakan, hal ini perlu diapresiasi, mengingat ini tidak terlepas dari peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang intens melakukan komunikasi ke pusat.
“Kita apresiasi adanya kenaikan alokasi APBN untuk Provinsi Kalimantan Utara pada tahun anggaran 2018. Ini juga tidak terlepas dari peran Gubernur Kaltara,”ujarnya beberapa waktu lalu.
Dilihat dari daftar alokasinya, APBN memang lebih difokuskan pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur daerah perbatasan. Hal ini jelas sangat menguntungkan bagi provinsi ke-34 ini. “Infratruktur perbatasan memang penting untuk terus ditingkatkan,”imbuhnya.
Dengan infrastruktur yang memadai akan membuat konektivitas antara wilayah menjadi lebih baik. Artinya, beberapa persoalan mendasar di Kaltara bisa segera tuntas. “Ini juga akan membantu konektivitas antara daerah pedalaman dengan perkotaan,”tutur dia.
Lanjut, Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, alokasi dari APBN memang sesuai dengan kebutuhan daerah perbatasan. Selain itu, hal ini juga sejalan dengan program utama pemerintahan Joko Widodo yang memang fokus membangun daerah perbatasan.
“Ini juga sesuai dengan nawacita Presiden Jokowidodo yang ingin membangun Indonesia dari peinggiran,”pungkasnya. 



Lazada Indonesia