Home » Utama » Banyak Dibutuhkan, Stok Darah A Kosong

Banyak Dibutuhkan, Stok Darah A Kosong

Banyak Dibutuhkan, Stok Darah A Kosong
DONOR DARAH: Salah warga yang melalukan donor darah di PMI Bulungan.

TANJUNG SELOR – Stok golongan darah A di PMI Bulungan mengalami kekosongan. Hal itu dikarenakan sejak November lalu diketahui banyak permintaan darah A. Sementara stok darah lainnya masih mencukupi.
Staf Unit Tranfusi Darah PMI Bulungan, Farhat membenarkan, jika sejak bulan November lalu golongan darah A lebih banyak dibutuhkan dari yang lainnya. Namun demikian, dikatakan, stoknya tetap ada karena selalu ada yang melakukan donor darah.
“Terakhir kita adakan donor darah itu saat hari PGRI di Lapangan Agatis, sekarang baru kosong karena banyaknya permintaan tadi. Tapi Alhamdulillah setiap hari ada saja yang donor,” ujarnya kepada Koran Kaltara, Rabu (6/12) kemarin.
Untuk stok golongan lain disebutkan, darah B 24 kantong, O 22 kantong dan AB 7 kantong. Stok yang tersedia ini juga tidak bisa diprediksikan bisa untuk berapa hari, sebab permintaan tidak menentu.
“Tergantung permintaan saja, kalau banyak ya cepat habis. Jadi tidak bisa diperkirakan berapa hari,” ucapnya. Dikatakan, terkadang misalnya stok golongan dara O itu ada 30 kantong juga bisa habis dalam satu hari jika banyak permintaan dari RSD. Namun jika sepi bisa bertahan hingga 3 hari ke depan.
Dijelaskannya, untuk satu pendonor hanya bisa diambil satu kantong darah atau 350 ml. Jika stok darah sudah 30 kantong seperti golongan AB kita tidak akan terima donor lagi, karena darah AB ini paling sedikit permintaannya. “Kalau golongan darah lainnya tetap kita terima, karena itu yang paling sering dibutuhkan,” tuturnya.
Dia menambahkan, darah yang sudah diambil dari pendonor akan diuji lagi untuk memastikan tidak ada penyakit yang mengandung dalam darah tersebut. Karena beberapa penderita penyakit seperti Hepatitis B dan C, HIV daan Sipilis tidak diperbolehkan melakukan donor darah.
Pengecekan hanya butuh waktu satu hari secara rahasia, kalau ada pihaknya akan hubungi pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan atau Rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Selama ini pernah menemukan seperti itu tapi sangat jarang. Dan masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan darah karena setelah mendonor pasti akan dicek,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia