Home » Advertorial » Optimis Investasi akan Picu Pertumbuhan Ekonomi 2018

Optimis Investasi akan Picu Pertumbuhan Ekonomi 2018

MASIH dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara), Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meyakini, investasi dan kegiatan ekspor menjadi dua item yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada 2018 mendatang.
Irianto menuturkan, dibandingkan dengan item penggerak pertumbuhan ekonomi lain, seperti ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA), dalam menunjang Pendapatan Domestik Bruto (PDB), investasi dan ekspor memiliki kelebihan yang cukup dominan dan bersifat dinamis. Baik dari sisi internal dan eksternal pemerintah.
Dikatakannya, pemaparan potensi investasi yang gencar dilakukannya di sepanjang 2017, sudah akan bisa dilihat realisasinya tahun depan. Sehingga, akan ada sumbangsih terhadap perputaran ekonomi di Kaltara. Terlepas dari investasi itu di bidang pertanian atau energi, gubernur memastikan, seluruhnya memiliki implikasi positif terhadap skala ekonomi makro dan mikro. “Salah satu sektor yang pasti akan tumbuh pertama kali adalah penerimaan dari hasil pajak. Kemudian disusul dengan nilai produksi dari masing-masing sektor,” jelasnya.
Kemudian pada sisi ekspor sendiri, menurutnya, didominasi oleh pengiriman batu bara dan juga minyak kelapa sawit. Irianto menegaskan, komoditas emas hitam memiliki peluang untuk bertahan jadi primadona. Karena, harga batu bara di level dunia masih dalam kategori baik, yakni pada kisaran nilai USD 80 hingga 90 setiap ton. Lalu dengan semakin adanya kemudahan dalam pengiriman resmi minyak kelapa sawit, maka dapat meningkatkan pendapatan seiring harga yang juga terus membaik di kisaran Rp7,65 juta per ton. “Di luar itu pun komoditas lain seperti manufaktur, hasil perikanan dan lainnya, saya nilai pertumbuhannya juga positif. Meskipun belum terlalu dominan dan didukung skala usaha menengah dan kecil,” kata Irianto. 



Lazada Indonesia