Home » Advertorial » Belanja RAPBD Kaltara 2018 Diusulkan Rp3,06 Triliun

Belanja RAPBD Kaltara 2018 Diusulkan Rp3,06 Triliun

Belanja RAPBD Kaltara 2018 Diusulkan Rp3,06 Triliun
NOTA KEUANGAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan dokumen Nota Keuangan Ranperda APBD 2018 kepada Ketua DPRD Kaltara Marthen Sablon, Senin (18/12).

TANJUNG SELOR – Melalui Rapat Paripurna ke-25 Masa Persidangan III Tahun 2017 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kaltara, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyampaikan Nota Keuangan pada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara 2018, Senin (18/12).
Diungkapkan, Rencana APBD 2018 merupakan bentuk implementasi dokumen perencanaan dan penganggaran pembangunan yang menggambarkan kebijakan, strategi dan prioritas pembangunan Provinsi Kaltara pada Tahun Anggaran 2018.
“APBD 2018 disusun dengan menggunakan pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial, serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program dengan cara memastikan hanya program yang benar-benar bermanfaat yang dialokasikan. Bukan sekedar karena tugas fungsi satuan kerja pemerintah daerah yang bersangkutan, dengan tetap mengedepankan azas efisiensi dan efektivitas, Pemprov Kaltara dengan didampingi oleh DPRD Provinsi Kaltara sebagai mitra dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, berusaha menyusun rencana penganggaran yang berpihak kepada masyarakat,” urai Gubernur.
Gambaran Rencana APBD Kaltara 2018, yakni target pendapatan sebesar Rp2.359.569.825.202,89 yang meliputi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 476.423.058.871,89 dengan komponennya yakni, pendapatan pajak daerah, hasil retribusi daerah, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Lalu, Dana Perimbangan Rp 1.882.093.000.000,00 yang terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak serta adanya alokasi penerimaan dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Serta, Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp 1.053.766.331,00 dengan komponennya, pendapatan hibah dan pendapatan lainnya. 



Lazada Indonesia