Home » Utama » Pemkab Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Pemkab Kembangkan Budidaya Ikan Nila

TANA TIDUNG- Tahun 2018 ini, Pemkab melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan akan mengembangkan pengelolaan keramba ikan air tawar yakni ikan nila. Rasa ikan nila yang tidak berbau lumpur dan harga jualnya yang lebih mahal menjadi pertimbangan budidaya ikan tersebut.
Selain itu, keramba ikan air tawar tidak membutuhkan biaya tinggi dengan kisaran anggaran puluhan juta rupiah bagi 6 plong keramba plus desain berkisar 10 kali 4 meter persegi ditiap lubangnya.
“Ukuran tersebut sudah maksimal, tahun ini akan mulai dikembangkan untuk memenuhi konsumsi masyarakat akan ikan tawar ini, bila ini dikelola dengan baik maka hasil penjualan akan maksimal, misalnya dari 6 plong tentunya akan berkembang menjadi 10 bahkan lebih plong nantinya, ikan nila yang dikelola melalui keramba tidak mengalami hambatan yang berarti sehingga pengembangan ikan keramba ini sangat cocok khususnya di KTT,” terang Rudi, Kepala Bidang Perikanan, Kelautan pada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan beberapa waktu lalu.
Dikatakan, pihaknya memberikan bibit ikan kepada gabungan kelompok perikanan, yang jika dibudidayakan dalam beberapa bulan akan mendapatkan hasil dengan ukuran ikan antara 3-4 inci dengan berat benih ikan berkisar 5-7 gram per ekor ikan. Pihaknya mentargetkan keberhasilan ikan yang dibudidayakan melalui gabungan kelompok perikanan sekitar 80 persen dan 20 persen tingkat kematian ikan.
Dari hasil pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan ikan keramba ini akan menambah pendapatan ekonomi pengelola dan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat akan ikan air tawar. Semula pengelolaan keramba ikan air tawar ini dipelajari dan melihat dari daerah lainnya yang telah dianggap berhasil lagipula ini dianggap ramah lingkungan.
“Anggap saja dalam mengelola ikan tawar ini sebagai kegemaran dan untuk menghilangkan kejenuhan tapi membuahkan hasil maksimal, apalagi pasarannya ikan nila Rp 40 ribu bahkan lebih per Kg nya dan bisa dipanen setiap tiga sampai empat bulan sekali,” tambahnya.
Sebagai informasi, ikan nila sendiri membutuhkan tempat yang harus lebar, jika ukuran 4 kali 6 meter akan dapat menampung sekitar seribu ekor dan jika ukuran kolamnya hanya 2 kali 3 meter maka dapat memuat sekitar 500 ekor ikan sementara untuk pemberian pakan ternak ikan ini harus teratur artinya jangan sampai terlambat karena akan mempengaruhi pertumbuhan ikan.
Dengan mudahnya pemasaran ikan nila maka pengelolaan ikan tawar ini cukup menjanjikan ditambah ikan nila kandungan gizinya sangat tinggi meski tergantung pada pemberian pakan ternak ikan ini, biasanya pedagang akan langsung mendatangi pembudidaya karena ikan jauh lebih segar, jadi jika serius mengelolanya dipastikan akan menjadi mata pencaharian nantinya. 



Lazada Indonesia