Home » Nasional » 18 Gunung Sandang Status Waspada, 8 Gempa Terjadi Selama Natal dan Tahun Baru

18 Gunung Sandang Status Waspada, 8 Gempa Terjadi Selama Natal dan Tahun Baru

18 Gunung Sandang Status Waspada,  8 Gempa Terjadi Selama Natal dan Tahun Baru

JAKARTA - Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang komandoi BPH Migas mencatat 18 gunung berstatus waspada dan terjadi 8 kali gempa bumi selama Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibdu mengatakan, hasil monitoring Posko Nasional ESDM secara berkesinambungan terhadap Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan Gunung Agung di Bali selama masa Natal dan Tahun Baru dengan Tingkat kegiatan level IV atau awas.
“Rekomendasi teknis mengimbau wisatawan, pendaki atau pengunjung tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya. Saat ini radius aman sudah diturunkan dari 10 kilo meter (km) sekarang 6 km,” ujarnya, di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (8/1).
Terdapat 18 Gunung api dengan status waspada di Gunung (G) Ili Lewotolok, G Banda Api, G Dempo, G Bromo, G Rinjani, G Lokon, G Soputan, G Karangetang, G Gamalama, G Sangeangapi, G Rokatenda, G Ibu, G Gamkonora, G Semeru, G Anak Krakatau, G Marapi, G Dukono, G. Kerinci yang selama posko terus dilakukan pemantauan dan monitoring.
“Selama posko Nasional ESDM berlangsung, terdapat 8 kali terjadi gempa bumi. Terjadi di Sulawesi Utara 3 kali, Papua 1 kali, Bengkulu 1 kali, Maluku 1 kali, Aceh 1 kali, dan Papua Barat 1 kali. Itu terjadi pada periode 21 sampai dengan 29 Desember 2017. Semua Gempa yang terjadi tidak berpotensi atau mengakibatkan adanya gelombang tsunami,”terangnnya.
Terkait hal tersebut, Ibnu mengatakan pemerintah merekomendasikan masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD atau BPBA. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
“Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil,”ujarnya.
Selain itu, selama Natal dan Tahun Baru 2018 terjadi gerakan tanah sebanyak 101 kejadian di beberapa wilayah Indonesia. Terhadap adanya gerakan tanah yang terjadi tersebut telah diterbitkan beberapa rekomendasi teknis untuk mengatasi masalah yang terjadi. 



Lazada Indonesia