Home » Utama » Disperindagkop Siap Fasilitasi Pedagang yang Dieksekusi

Disperindagkop Siap Fasilitasi Pedagang yang Dieksekusi

TANA TIDUNG- Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM memastikan akan memfasilitasi pedagang yang berjualan di pinggiran jalan di kawasan Pasar Induk Imbayud Taka, Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, mengingat tempat berjualan yang ditempati oleh pedagang saat ini merupakan lahan milik PT Inhutani yang telah dilimpahkan kepada Pemkab.
Kepala DisperindagKop dan UMKM, Abdul Rauf pada Rabu (10/1) kemarin mengungkapkan pihaknya siap memfasilitasi lapak di Pasar Induk Imbayud Taka sebagai pengganti tempat berjualan yang saat ini akan dieksekusi oleh pemerintah dengan turunnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pembongkaran lapak jualan pedagang yang berjualan buah-buahan ini dilakukan pemerintah pada Rabu (10/1) pasalnya pemerintah sudah menyurati para pedagang ini untuk segera mengosongkan tempat jualan karena dianggap menganggu ketertiban dan pemandangan kota.
“Sudah ada Pasar yang merupakan pusat perbelanjaan atau transaksi jual beli, dan bukannya di pinggiran jalan sepanjang jalan di perkotaan yang tentunya akan menganggu ketertiban dan pemandangan kota karena pemerintah saat ini sedang melakukan penataan kota atau menyiapkan tata ruang hijau sehingga dimulai dengan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) ini, kami sendiri siap memfasilitasi mereka,”ujarnya lagi.
Kekhawatiran pedagang akan pembayaran uang sewa atas lapak yang disiapkan, ditepis oleh Abdul Rauf bahwa pemerintah murni menyiapkan tempat tanpa adanya permintaan pembayaran uang sewa bagi pedagang, meski untuk penyiapan tempat saja tanpa adanya pembangunan lainnya, artinya lapak disiapkan untuk berjualan tanpa diberikan fasilitas rak atau tempat menaruh barang-barang.
“Kita siapkan tempat untuk pedagang yang ada disini, sudah siap dieksekusi dan persiapan tempat tapi pastinya didalam pasar dan bukannya semrawut di pinggiran jalan seperti ini, pedagang boleh mendatangi kantor yang ada di Jalan Perintis ataupun dapat menghubungi kontak personel kami di DisperindagKop dan UMKM,” tambahnya.
Supaya memudahkan pedagang yang dieksekusi mendapatkan tempat berjualan, pihak DisperindagKop dan UMKM tak menyiakan kesempatan mengambil setiap nomor kontak (telepon seluler) para pedagang dan melakukan pendataan segera, diperkirakan pedagang yang berjualan dipinggir jalan kawasan Pasar Induk tersebut sekitar 10 pedagang. 



Lazada Indonesia