Home » Utama » KSOP Keluarkan Instruksi ke Pemilik Speedboat

KSOP Keluarkan Instruksi ke Pemilik Speedboat

TARAKAN- Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, Letkol Marinir Abdul Rahman, melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Syaharuddin mengatakan, berkaca dari kejadian kecelakaan speedboat yang terjadi di Kalimantan Utara dalam kurun waktu satu tahun terakhir, KSOP Tarakan Kesyahbandaran se-Kaltara menginstruksikan supaya pemilik speedboat melakukan beberapa instruksi.
Yang pertama membuat pintu darurat berukuran 75 cetimeter dengan ketinggian 60 centimeter, sehingga apabila terjadi kecelakaan kapal para penumpang bisa dengan mudah untuk segera keluar.
Selain itu, KSOP juga menyarankan kepada kapal penumpang khususnya speedboat regular yang memiliki panjang 10 meter minimal memiliki 4 pintu darurat dan tambah pintu masuk dari depan kiri dan kanan dan pintu belakang untuk keruang mesin sehingga total jalur evakuasi ada 7 pintu.
Selanjutnya instruksi KSOP adalah memasang nomor kursi dan di tiket tertera nomor kursi,  sehingga dapat mengontrol jumlah tiket yang terjual dan penumpang tidak saling berebut untuk mencari tempat duduk yang mereka sukai. Langkah ini juga untuk mengontrol penjualan tiket yang melebihi kapasitas angkut penumpang.
“Kita juga minta melengkapi alat komunikasi radio VHF marine bagi yang belum memiliki dan peralatan navigasi yaitu kompas dan GPS, yang tidak boleh ketinggalan adalah alat pemadam kebakaran ringan, supaya saat terjadi kebakaran bisa dilakukan tindakan utama pemadaman,” ungkapnya, Kamis (11/01).
Lebih lanjut dikatakan Syaharuddin, pihaknya juga telah mendorong pemilik kapal agar melakukan peremajaan terhadap kapal miliknya dengan desian atau konstruksi yang cukup elegant ruang lingkupnya yang nyaman dan khusus untuk keselamatan para penumpang.
“Kami juga mendukung para pihak galangan atau pembuatan kapal fiber khususnya Sadewa yang mana telah kita kunjungi telah memperkenalkan kepada kami desain yang sangat baik menurut kami. Dimana salah satu rancanganya saat terjadi benturan yang bisa mengakibatkan kebocoran tidak langsung masuk ke kompartemen lain karena dibuat sekat-sekat,” paparnya.
Dengan demikian, jumlah korban jiwa dapat diminimalisir saat terjadi kecelakaan, KSOP berharap Sadewa dapat menjadi pelopor keselamatan kapal penumpang khususnya di Kaltara dan yang lainya juga diharapkan segera menyesuaikan.
Selain itu, KSOP langkah yang telah dilakukan ini mendapatkan dukungan dari segala pihak, demi terwujudnya rasa aman dalam bertransportasi khususnya transportasi laut dan sungai.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta keselamatan ketika berlayar, kami juga berharap kepada para calon penumpang untuk tidak memaksakan kehendak atau berangkat apabila kapasitas kapal sudah penuh hal ini guna mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” bebernya.
Nakhoda kapal agar lebih berhati-hati lagi ketika membawa kapalnya dan pastikan kondisi fisik sehat dan baik, tidak memaksakan diri ketika kondisinya kurang sehat karena yang di angkut  adalah manusia atau jiwa. Mengontrol muatan dan stabilitas kapalnya dan memastikan sebelum berlayar kapal dalam keadaan laik laut.
“Kami juga telah menginstruksikan kepada seluruh operator dan agen dan pemilik agar menyiapkan karyawannya untuk menggunakan seragam dinas awak kapal sehingga para penumpang bisa mengetahui langsung yang mana ABK kapal. Suka tidak suka senang tidak senang dan mau tidak mau kita harus bisa berubah untuk lebih baik demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” paparnya.
KSOP juga mengimbau kepada pemilik kapal apabila akan melakukan peremajaan terhadap kapalnya agar terlebih dahulu berkordinasi ke KSOP sehingga bisa mendapatkan petunjuk dan saran sebelum membuatnya dan tidak buang-buang biaya ketika sudah jadi. 



Lazada Indonesia