Home » Utama » 1,2 Kilo Sabu Dilarutkan, Pemiliknya Senyum

1,2 Kilo Sabu Dilarutkan, Pemiliknya Senyum

1,2 Kilo Sabu Dilarutkan, Pemiliknya Senyum
DILARUTKAN : Proses pemusnahan sabu seberat 1,2 kg yang dilakukan di Polres Nunukan, Kamis (11/1).

NUNUKAN – Untuk pertama kali dalam tahun ini, Polres Nunukan kembali memusnahkan barang buki 1,2 kilogram narkoba jenis sabu-sabu ke dalam air, Kamis (11/1).
Pemusnahan yang dilakukan di depan halaman Polres Nunukan disaksikan BNNK, Kejaksaan dan dihadirkan pula 4 tersangka yang merupakan pemilik barang haram tersebut.
Kapolres Nunukan, AKBP Jefri Yuniardi SIK mengatakan, barang bukti ini merupakan tangkapan saat menjelang malam pergantian tahun baru kemarin. Serta ada beberapa gram yang merupakan tangkapan baru.
Lanjut dia, tangkapan pertama terjadi pada 27 Desember lalu, sekitar pukul 08.00 Wita, di Dermaga Bambangan, Sebatik. Pelakunya Muhammad Hidayat alias Abu bin Abdul Rahman. Modus pelaku dengan menyimpan 2 bungkus plastis transparan seberat 103,96 gram di dalam celana dalamnya.
Penangkapan selanjutnya pada tanggal 1 Januari lalu di pinggir Jalan Ahmad Yani, Nunukan. Pelakunya bernama Wardi alias Gondrong. Dari tangan si gondrong ini, polisi berhasil menemukan 22 bungkus sabu dengan berat 11,99 gram yang disimpan dalam dompetnya.
“Begitu juga dengan dua pelaku lainya. Mereka gunakan modus yang bebeda. Yang paling banyak barang buktinya itu modusnya menyimpan dalam perut. Jadi kita keluarkan dengan menggunakan obat baru diketahui barang bukti tersebut. Jadi keseluruhan yang musnahkan 1,2 kilogram,” terangnya.
Dia mengaku kasus sabu yang satu ini memang ada pengembangan di Makassar, namun pihaknya belum tahu apakah ada barang buktinya atau tidak. “Ini masih kita lakukan pengembangan,” tuturnya.
Pantauan Koran Kaltara, dalam pemusnahan sabu tersebut keempat pelaku terlihat santai dan senyum-senyum melihat sabu miliknya dimasukan ke dalam air.
Dia meminta masyarakat agar dapat melapor jika melihat orang yang mencurigakan. Apalagi mengetahui adanya transaksi narkoba.
“Jangan takut melapor. Karena tanpa bantuan masyarakat kita juga tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia