Home » Politik » Berkas Sabirin Tidak Diterima KPU

Berkas Sabirin Tidak Diterima KPU

Berkas  Sabirin Tidak Diterima KPU
DITOLAK: Terlihat Sabirin Sanyong yang membawa berkas pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota di Kantor KPU Tarakan, kemarin (11/1).

TARAKAN - Keseriusan Sabirin Sanyong untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tarakan, sepertinya bukan isapan jempol belaka. Hal itu terlihat ketika Sabiring Sanyong dan Tajuddin Tuwo mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan sekira pukul 00.05 Wita, Kamis (11/1) dini hari, untuk mendaftar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota.
Berdasarkan pantauan media ini, kedatangannya itu bukan hanya membawa tangan kosong saja. Melainkan membawa Surat Keputusan (SK) dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Namun sayangnya, berkas pasangan ini ditolak oleh KPU karena dianggap sudah melewati batas waktu pendaftaran.
Kepada media ini, Sabirin menjelaskan bahwa, meskipun kedatangannya untuk mendaftar ditolak oleh KPU, namun dirinya tetap merasa legowo. Meskipun demikian, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sah-sah saja jika berkas balon diterima oleh KPU. “Kalau berdasarkan pemahaman saya, terima saja semua. Lalu diverifikasi,” jelasnya.
Menurut Sabirin, untuk menjemput sebuah SK, memang memerlukan upaya. “Kita ambil contoh saja. Misalnya saya memanggil tukang ojek untuk mendengarkan ocehan saya selama dua jam. Dari dua jam itu, sebenarnya si tukang ojek bisa menghasilkan uang Rp 100 ribu. Karena mendengar ocehan saya, maka saya harus mengganti kehilangan uang itu. Jadi bukan namanya money politic,” tuturnya.
Di lain sisi, Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo menjelaskan, sesuai dengan aturan, pihaknya telah menutup pendaftaran balon tepat pukul 00.00 Wita. Walaupun pasangan yang biasa disebut ‘Santun’ ini datang dengan niat baik, dia tetap tidak bisa menerima berkas tersebut. “Kalau dilakukan ini melanggar apalagi sampai memverifikasi,” tegasnya.
Diakui Teguh, sejak dibukanya pendaftaran paslon, sudah ada komunikasi tim penghubung Santun bahwa akan hadir pada pukul 20.00 Wita di akhir hari pendaftaran. Sehingga, pihaknya tidak ada kewenangan untuk membuka berkas dukungan, terlebih melihat parpol mana saja yang mendukung pasangan Santun. “Menurut jam saya, tadi sudah pukul 00.06 (Wita). Jadi sudah tidak bisa lagi,” tandasnya. 



Lazada Indonesia