Home » Headline » Jatah Rastra Kaltara Tidak Berubah

Jatah Rastra Kaltara Tidak Berubah

TANJUNG SELOR – Kepala Biro Perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara), Usdiansyah menyampaikan, tidak ada perubahan terhadap nilai pagu atau kuota Beras Sejahtera (Rastra) di tahun 2018. Atau pada tahun ini, Kaltara tetap mendapat jatah sebesar 4.155.480 kilogram (kg) untuk 23.086 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di empat kabupaten dan satu kota yang ada.
Mengenai angka yang tercantum saat ini, Usdiansyah menjelaskan berasal dari verifikasi langsung yang dilaksanakan Kementerian Sosial (Kemensos). Dimana grafik pertumbuhan KPM di Kaltara dinilai cenderung stagnan atau tidak meningkat. “Pagunya ini disesuaikan dan diputuskan langsung oleh Kemensos,” kata Usdiansyah saat ditemui di kantornya kemarin (11/1).
Kendati secara kuota tidak ada perubahan, namun ia menerangkan terdapat beberapa perubahan apabila dibandingkan tahun 2017. Perubahan pertama yakni dari nama bantuan itu sendiri. Dimana sebelumnya rastra masuk dalam kategori bantuan subsidi, saat ini namanya berubah menjadi bantuan sosial (bansos). Adapun khusus untuk Kota Tarakan, namanya telah resmi menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Sementara itu, harga tebus di Titik Distribusi (TD) yang sebelumnya dipatok sebesar Rp1.600/kg. Saat ini nominal tersebut ditiadakan lagi, atau dengan kata lain KPM dapat menerima bantuan ini secara cuma–cuma. “Sekarang gratis, tidak perlu ditebus. Bulog langsung drop sesuai ketentuan pusat. Adapun daerah memiliki kewajiban untuk memfasilitasi kegiatan pembinaan, sosialisasi dan SOA (Subsidi Ongkos Angkut) untuk distribusinya,” jabar Usdiansyah.
Kemensos sudah menetapkan pagu untuk seluruh daerah di Indonesia. Namun Usdiansyah menjelaskan, pihaknya belum mendapat tembusan surat mengenai pedoman umum (pedum) pelaksanaan distribusi yang dijadwalkan berlangsung setiap bulan. Alhasil, terdapat kemungkinan penyaluran pada bulan Januari akan digabung dengan bulan selanjutnya.
“Kami masih menunggu pedoman dari pusat. Kemensos belum merilis pedum-nya untuk penyaluran Januari ini. Untuk BPNT di Tarakan sendiri, sampai saat ini masih mempertimbangkan kebutuhan pendamping dan ketersediaan alat yang ada di e-warung sebagai tempat mengambil bantuan,” tutup Usdiansyah.



Lazada Indonesia