Home » Utama » Aniaya Oknum PNS, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Aniaya Oknum PNS, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

NUNUKAN - Pukulan ‘gratis’ mendarat di kepala bagian belakang SR, oknum Pengawai Negeri Sipil (PNS), sekitar pukul 22.00 Wita, Kamis (11/1). Korban SR dianiaya di depan rumahnya Jalan Bhayangkara oleh dua orang yang diduga rekannya berinisial ST, warga Jamaker dan AH, warga Persemaian.
Kapolres Nunukan, AKBP Jefri Yuniardi SIk melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi mengaku belum diketahui penyebab mereka berkelahi. Namun, sebelum berkelahi mereka terlebih dahulu cekcot mulut.
“Setelah itu, ST dari belakang langsung memukul kepala bagian belakang korban,” terangnya kepada Koran Kaltara, Jumat (12/1).
Merasa keberatan, kata dia, korban langsung melaporkan kasusnya ke pihak kepolisian. Dan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Tak selang beberapa lama, kedua pelaku pemukulan itu ditangkap dan digiring ke kantor polisi.
“Kita masih melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu apa penyebab mereka berkelahi,” terangnya.
Atas kejadian itu, lanjut dia, SR mengalami luka memar bagian kepala. Kedua pelaku masih diamankan untuk dimintai keterangan.
Menurut dia, kasus penganiayaan bukan pertama kali terjadi. Sehari sebelumnya, penganiayan juga dialami dua orang wanita di salah satu THM di Nunukan.
“Jadi memang perlu menjadi perhatian masyarakat agar lebih tidak menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan. Seharusnya bisa diselesaikan dengan duduk bersama dan mencari jalan keluar,” kata dia.
“Di bulan ini memang sudah ada beberapa yang kita tangani kasus penganiayaan. Semuanya masih dalam proses penyelidikan,” sambungnya.
Sementara itu, kata dia, salah satu kasus yang paling banyak ditangani Polres Nunukan di bulan ini adalah kasus narkoba golongan I. Rata-rata pelakunya pemain sekaligus pengedar.
“Memang narkoba sekarang tidak mengenal siapa orang. Karena narkoba jenis sabu-sabu sangat mudah didapat. Apalagi Nunukan banyak jalur ilegalnya, sehingga memudahkan mereka memasok narkoba terutama dari Malaysia,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia