Home » Utama » Lokasi Kampus Dinilai Belum Representatif

Lokasi Kampus Dinilai Belum Representatif

Lokasi Kampus Dinilai Belum Representatif
KURANG REPRESENTATIF - Kampus Unikaltar Tanjung Selor yang berada di tengah kota.

TANJUNG SELOR – Meski berdiri cukup megah, dengan dua bangunan utama yang saat ini sudah mumpuni digunakan oleh sekitar 1.417 mahasiswa untuk melakukan kegiatan perkuliahan. Lokasi kampus Universitas Kaltara (Unikaltar) Tanjung Selor yang berada di Jl Sengkawit, dinilai tak representatif. Posisinya yang berada di tengah kota, membuat kampus ini tidak bisa berkembang. Apalagi di perkirakan, dalam satu hingga dua tahun ke depan, lokasi tersebut bakal padat penduduk. Dengan melihat perkembangan Tanjung Selor sebagai Ibukota Provinsi Kaltara.
Kondisi ini diakui oleh Bupati Bulungan H Sudjati. Menurunya, perlu diantisipasi dan disiapkan mulai dari saat ini untuk kebutuhan pembangunan gedung kampus tambahan. Sebab dengan lahan yang ada saat ini, bangunan sudah tidak mungkin ditambah. Sementara kampus masih memerlukan banyak gedung lagi. Seperti tempat praktik, gedung perkuliahan dan lainnya.
“Ini perlu kita pikirkan bersama, meski kami (Pemkab Bulungan) juga belum ada gambaran di mana lokasi yang tepat untuk tamabahan lahan kampus ini. Tetapi setidaknya terkait ini akan menjadi agenda pebahasan di internal kami. Karena kalau yang ada ini kecil sekali,” ujarnya.
Dikatakan bupai, minimal untuk sebuah kampus besar lahan yang diperlukan kisaran 50 hingga 60 hektare. Dia mangatakan, tidak ada salahnya diagendakan, dan ini merupakan harapan bersama, untuk memajukan pendidikan didaerah salah satunya melalui perkuliahan.
“Ya, mungkin masih ada lahan-lahan kosong di daerah kita ini seperti arah ke Tanjung Palas Timur atau lainnya. Di sinikan tak representatif, kalaupun ditambah bangunannya di mana lagi. Lahannya sempi,” kata bupati.
Dia menegaskan, Pemkab Bulungan siap mendukung dan berupaya mensupport berbagai kebutuhan kampus. Salah satu komitmen Pemkab Bulungan sejauh ini, aset bangunan dengan nilai sekitar Rp43 miliar sudah diserahkan ke pihak yayasan, untuk kebutuhan akreditasi kampus terbesar di Bulungan itu. 



Lazada Indonesia