Home » Worldsport » The Potters Bisa Menyulitkan

The Potters Bisa Menyulitkan

The Potters  Bisa Menyulitkan
SENJATA UTAMA: Anthony Martial (kanan), jadi andalan di lini depan Manchester United dalam misi menambah tiga angka menghadapi Stoke City di Old Trafford.

MANCHESTER – Target kemenangan ketiga dalam waktu sepekan jadi fokus utama Manchester United. Usai menekuk Everton 2-0 dan mengalahkan Derby County 2-0 di babak ketiga FA Cup, menghadapi Stoke City di Old Trafford Selasa (16/1) dinihari nanti jadi kesempatan bagi The Red Devils untuk menambah tiga angka, membayang-bayangi Manchester City di puncak klasemen sementara dan menjauhi kejaran Chelsea yang kini mengemas poin sama dengan mereka, 47.
Dengan tertinggal 15 poin dari City, setidaknya United kini fokus pada zona Liga Champions atau setidaknya berharap The Citizens tergelincir di paruh kedua musim ini untuk membuka lagi persaingan menuju gelar juara kompetisi lokal.
Salah satu penyebab lebarnya jarak antara kedua tim asal Manchester ini adalah karena Setan Merah kehilangan banyak poin di Festive Periode. Setan Merah tercatat meraih 3 hasil imbang di akhir tahun 2017 kemarin, sehingga jarak mereka semakin melebar.
Dilihat dari klasemen, Stoke City bukanlah lawan sulit. Tapi, Jose Mourinho berpikir lain.
Manajer United menyebut The Potters sebagai sumber masalah bagi timnya. Tim yang menghuni posisi ke-18 dalam klasemen Liga Inggris itu diyakini Mourinho bakal bermain lepas dan menunjukkan kegigihan, mengandalkan serangan dari sektor sayap kanan, sisi terkuat mereka dalam menekan pertahanan lawan. “Stoke datang untuk memberikan kami masalah. Mereka memiliki determinasi untuk melakukan itu, seperti yang sudah pernah dilakukan di laga sebelumnya,” ucap Mourinho, dikutip dari situs resmi klub.
Stoke tak bisa dipandang sebelah mata setelah manajemen memecat Mark Hughes sebagai manajer dan menunjuk Eddie Niedzwiecki sebagai caretaker. “Niedzwiecki berpikir seperti Hughes. Saya menilai Niedzwiecki memiliki kapasitas untuk melakukan pekerjaan di sana,” kata pria asal Portugal tersebut.
Mourinho bakal menerapkan formasi 4-3-3 menghadapi Stoke, seperti saat meraih kemenangan 2-0 atas Everton dan Derby Country. Anthony Martial jadi target man. Di posisi penyerang sayap, manajer berusia 55 tahun itu mengandalkan Jesse Lingard dan Juan Mata. “Dalam periode seperti ini, akan terlalu berisiko jika Anda membuat banyak berubahan yang drastis,” kata Mourinho.
Stoke diperkirakan tampil all out di Old Trafford nanti. Pasalnya mereka hanya kalah selisih gol dari Southampton di peringkat 17 dan hanya terpaut 2 poin saja dari Newcastle United yang berada di peringkat 13 berada di jeratan degradasi. Eddie Niedzwiecki akan memakai skema 4-2-3-1 di mana Peter Crouch menjadi tumpuan lini serang dibantu oleh Eric Maxim Choupo-Moting, Xherdan Shaqiri dan Mame Biram Diouf di pos gelandang serang. Mantan pemain United, Darren Fletcher. 



Lazada Indonesia