Home » Utama » Baznas Buka Toko Dhuafa di Empat Kecamatan

Baznas Buka Toko Dhuafa di Empat Kecamatan

TANA TIDUNG- Dibukanya toko khusus untuk kaum dhuafa di empat kecamatan yakni Kecamatan Sesayap, Sesayap Hilir, Betayau dan Tana Lia dianggap cukup mengingat satu kecamatan lagi di Kecamatan Muruk Rian mayoritas kaum nasrani sedangkan empat kecamatan dominan masyarakat muslim sehingga target sesuai sasaran kamu dhuafa terealisasi.
“Empat kecamatan telah dibuka dan kita menyasar kaum dhuafa yang ada di kecamatan-kecamatan ini baik kaum miskin dan kaum fakir, alhamdulillah ini berjalan dengan baik dan maksimal sebab kami bekerjasama dengan pihak desa dan kecamatan yang ada untuk memberikan data masyarakat yang tergolong tak mampu tersebut,” kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tana Tidung (KTT), Armansyah Ali, Senin (12/2) kemarin.
Pendirian toko dhuafa ini sendiri bermodalkan dari potongan sedakah, infaq yang dilakukan oleh masyarakat KTT khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang semula terkumpul Rp 300 juta rupiah dan penggagas dari pendirian toko ini sendiri dari Bupati, H.Undunsyah yang melihat perlunya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakatnya dengan tepat sasaran yakni kaum dhuafa ini.
“Kita bersyukur dengan anggaran Rp 300 juta rupiah dari hasil sedekah, infaq dari ASN yang terkumpul merupakan awal dari pendirian toko-toko dhuafa ini, yang kita mulai dari dibukanya toko di Kecamatan Sesayap dan selanjutnya terus berkembang di kecamatan lainnya sehingga maksimal empat kecamatan sudah bisa dijalankan setiap bulannya,” jelasnya.
Toko dhuafa ini sendiri menjual sembako dengan harga miring yakni setengah harga, misal untuk beras berbagai merek yang dijual dengan harga Rp 270 ribu per saknya isi 20 Kilogram (Kg) nya dijual di toko ini dengan harga Rp 135 ribu sehingga benar-benar dapat membantu masyarakat miskin karena dianggap mempunyai penghasilan dan harta akan tetapi tidak mencukupinya sehingga dengan setengah harga tersebut secara tidak langsung membantu mereka kelak sementara untuk masyarakat fakir diberikan sembako secara gratis.
“Untuk penerapan setengah harga diberikan kepada kaum miskin karena dengan setengah harga tersebut akan membantu mereka nantinya, dan mereka berbelanja setiap bulannya yang sudah kami tentukan tanggalnya dan orang-orang yang mendapatkannya akan mengantongi kartu untuk pengambilan atau belanja sembako setiap bulannya sedangkan untuk masyarakat fakir akan langsung diantar kerumahnya masing-masing dan ini diberlakukan gratis bagi mereka, semoga dengan terbukanya toko di empat kecamatan ini akan benar-benar menyasar kaum fakir dan miskin,” harapnya. 



Lazada Indonesia