Home » Utama » Dinkes Imbau Warga Teliti Beli Produk Halal

Dinkes Imbau Warga Teliti Beli Produk Halal

TANA TIDUNG- Peredaran obat-obatan yang dinyatakan BPOM mengandung DNA babi alias tak halal yang ditarik oleh pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (DisperindagKop) dan UMKM beberapa waktu lalu disejumlah toko obat dan apotek di kawasan Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Imransyah mengimbau kepada warga untuk menghindari kedua produk tersebut untuk dikonsumsi. Ada dua produk yakni Viostin DS produksi dari PT Pharos dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories yang diyakini dan menurut instruksi dari BPOM harus ditarik dari peredaran sebab tak layak dikonsumsi oleh masyarakat, pihak Dinkes sendiri khawatir karena ketidaktahuan masyarakat nantinya justru masih membeli kedua produk ini dengan alasan untuk mengobati penyakit dan kebutuhan lainnya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih banyak menggali informasi terkait kedua produk ini sebab dari BPOM sendiri sudah menyatakan produk ini tak halal dan menginstruksikan agar menarik obat-obatan ini dari peredaran supaya tidak adalagi masyarakat yang masih membeli dan mengkonsumsinya,” terangnya.
Ia juga mengingatkan kepada toko obat dan apotek yang masih nekat menjual kedua produk yang nyatanya tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan lagi, meski diakuinya informasi yang diperoleh masyarakat saat ini lebih mudah dan cepat baik melalui televisi ataupun media sosial namun ia tetap saja mengimbau dan mengingatkan agar kedua produk ini benar-benar tak beredar dan masyarakat pun tak lagi membelinya.
“Kita akui segala informasi sekarang ini lebih cepat penyampaiannya dan sampai ke masyarakat secara langsung baik melalui saluran televisi dan media sosial akan tetapi pihak kami tetap mengingatkan agar jangan sampai kedua produk ini masih dijual oleh toko obat atau apotek yang ada sementara karena ketidakmengertian, ketidaktahuan masyarakat harus membeli produk ini demi untuk mengobati penyakit mereka, kami akan tetap ikut mengawasi supaya ini tidak terjadi,” paparnya. 



Lazada Indonesia