Home » Utama » Imigrasi Tolak Ratusan Pemohon Paspor

Imigrasi Tolak Ratusan Pemohon Paspor

NUNUKAN - Imigrasi Nunukan tampaknya tak main-main menerbitkan dokumen paspor bagi pemohon. Bahkan, dari catatan Imigrasi di tahun 2017 lalu, setidaknya ada 250 pemohon di Nunukan yang ditolak dan ditunda penerbitan dokumennya. Karena, Imigrasi mencurigai ada keganjilan terhadap pemohon.
Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Ferry Herling Ishak South, mengatakan penerbitan dokumen tersebut tidak dibatalkan, namun menunggu persyaratan pemohon lengkap. Di Imigrasi ada sejumlah persyaratan yang harus dijalani pemohon. Seperti, syarat formal kelengkapan dokumen dan informal yakni tes wawancara.
“Di tes informal ini, banyak kita temukan kecurigaan. Dalam wawancara, kita tanya dalam rangka apa ke luar negeri. Kalau kita curigai akan bekerja disana, ya ditahan dulu dokumennya,” terangnya kepada Koran Kaltara, Senin (12/2).
Menurutnya, jika pemohon terindikasi akan bekerja diluar negeri, harus memiliki wadah. “Artinya, kita tidak menolak, tetapi pemohon belum memenuhi persyaratan. Nanti ketika pemohon tersebut bisa melengkapi persyaratan, maka akan kita loloskan,” ungkapnya.
Dia menegaskan, penerbitan paspor tidak bisa seenaknya, harus melalui screening. “Nah, kalau memang mau jalan-jalan ke luar negeri, dalam rangka apa dulu. Kalau mau menghadiri penikahan keluarga, harus menunjukan bukti undangan dan sebagainya. Jangan sampai kita dikelabui dan kembali kecolongan, “ tuturnya.
Menurut dia, rata-rata permohonan yang terbitkan untuk berangkat ke Malaysia. Sementara ke negara lain belum ada. Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja di Malaysia, maka TKI tersebut mesti mendapatkan pekerjaan di negara tujuan. Seperti pengurusan administrasi di Lembaga Terpadu Satu Pintu (LTSP).
“Artinya, kalau mau bekerja harus jelas ada penjaminnya. Supaya ketika berada di Malaysia, TKI tersebut tidak terlantar,” ungkap dia. 



Lazada Indonesia