Home » Advertorial » Gubernur Instruksikan OPD Bentuk Unit Pengelola Kearsipan

Gubernur Instruksikan OPD Bentuk Unit Pengelola Kearsipan

Gubernur Instruksikan OPD Bentuk Unit Pengelola Kearsipan
KOORDINASI : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala memimpin Rapat Staf di Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (12/2).

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menginstruksikan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuat perpustakaan khusus dan unit pengelola kearsipan. Ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Kalimantan Utara Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pembentukan Perpustakaan Khusus dan Unit Pengelola Arsip Di Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Gubernur menyebutkan, ini bertujuan agar semua dokumen yang ada dapat ditempatkan pada rak khusus yang mirip dengan perpustakaan. Sehingga, dokumen arsip tersebut dapat tersimpan rapi. Karena itu, Irianto pun meminta dari masing-masing perangkat ada pengelolanya. “Sekretaris akan menjadi kepala unit pengelolaan arsip dibantu oleh 2 hingga 3 orang untuk mengelola arsipnya di setiap OPD,” ujar Irianto.
Tidak hanya itu, Irianto pun menginstruksikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara untuk membuat aplikasi Bank Data. Ini bertujuan membantu seluruh OPD untuk melakukan pencarian data dengan mudah. “Referensi memudahkan pencarian data sehingga mudah untuk dicari. Bank Data sendiri bentuknya bisa berupa aplikasi, atau sistem informasi baik itu berbasis desktop maupun website, baik online atau offline,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara Hermawan menuturkan, akan segera merealisasikan instruksi Gubernur Kaltara mengenai penyediaan Bank Data. “Data itu sangat penting dan pada dasarnya kita semua memerlukan data yang akurat. Untuk itu, Gubernur telah mengimbau agar seluruh OPD di lingkup Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara untuk melakukan pengarsipan file semua kegiatan dokumentasi dan lain-lain menggunakan Bank Data,” jelas Hermawan. 



Lazada Indonesia