Home » Planet Football » Bentrok Mantan Juara

Bentrok Mantan Juara

Bentrok Mantan Juara
ON FIRE: Sedang dalam performa meningkat, Mohamed Salah jadi tumpuan utama Liverpool pada 16 Besar Liga Champions menghadapi Porto.

LISBON – Pertemuan dua mantan juara Liga Champhions pada babak 16 Besar tak terhindarkan, saat undian memastikan FC Porto bertemu Liverpool yang leg pertama Kamis (15/2) akan dimainkan di Estadio O Dragao, Lisbon. Ya, FC Porto yang merupakan wakil Portugal merupakan jawara 2003-2004, sementara wakil Inggris Liverpool kampiun musim 2004-2005 dan keduanya merupakan juara yang cukup membuat heboh kompetisi Eropa ini pada masanya. Namun gelar juara tersebut diraih lebih dari satu dekade lalu. Karena itulah tahun ini baik The Dragons maupun The Reds ingin kembali unjuk gigi sekaligus mencoba mengulang kejayaan.
Liverpool menjadi klub kedua yang paling produktif pada Liga Champions musim ini, hanya kalah dari Paris Saint-Germain. Sedangkan FC Porto berhasil catatakan gol lebih banyak dibanding Besiktas yang berada di peringkat puncak grup G pada fase penyisihan lalu.
Secara histori, Liverpool miliki catatan lebih baik atas Porto dengan dua kali kemenangan dan dua kali seri. Pada pertemuan terakhir di Liga Champions musim 2007-2008, Liverpool menang 4-1 di kandang sendiri dan bermain imbang 1-1.
Liga Champion menjadi satu-satunya kompetisi yang bisa dimenangi Liverpool musim ini, setelah mereka tersingkir di FA Cup, Carabao Cup, dan sulit bersaing di Premier League. Tetapi Porto, wakil Liga Portugal, punya cukup amunisi untuk merepotkan The Reds.
Memang ada larangan bermain yang menimpa Felipe. Tetapi selebihnya, The Dragons tidak punya masalah serius. Pelatih Sergio Conceicao juga puas dengan ‘pemanasan’ Porto saat memukul Chaves 0-4 pada Minggu (11/2) lalu. Pengaruh kiper Iker Casillas di zona pertahanan juga apik. “Kami sedang dalam rasa percaya diri tinggi. Mencapai fase 16 Besar bukan persoalan mudah tapi kami sudah terlanjur melangkah sejauh ini jadi akan kami teruskan,” tegas Concecicao.
Sejak ditumbangkan RB Leipzig pada Oktober lalu, Porto tak terkalahkan dalam 25 partai terakhir. Jelas ini tantangan untuk Liverpool yang masih inkonsistensi dalam permainan. Namun melihat performa Mohamed Salah dan Roberto Firmino tim tamu layak untuk diperhitungkan memenangi laga leg pertama ini. “Kami sudah melewati beberapa pertandingan dengan hasil bagus, di Premier League juga posisi kami sudah bagus, tinggal sekarang fokus pada ajang ini. Menghadapi Porto tentu jadi tantangan tersendiri karena kami bermain di stadion yang atmosfernya luar biasa,” kata Klopp.
Jika melihat rekor pertemuan, Porto hanya menang sekali dalam lima duel paling belakangan kontra The Reds. Selain itu, klub Portugal tersebut punya masalah dalam mengatasi kecepatan tim Liga Inggris, seperti yang terjadi saat melawan Chelsea musim lalu. 



Lazada Indonesia