Home » Utama » Stok Kosong, APMS Aryan Tutup

Stok Kosong, APMS Aryan Tutup

Stok Kosong, APMS Aryan Tutup
Pasokan bbm masih dlam proses pengangkutan sehingga Apms tuk sementara tutup

TANA TIDUNG- Pemilik Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) Aryan yang ada di Desa Sebidai, Kecamatan Sesayap, Arifin pada Selasa (13/2) kemarin mengatakan bahwa APMS miliknya terpaksa ditutup dan tidak beroperasi sementara, mengingat pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) masih dalam tahap pengangkutan dan akan didistribusikan setelah melalui proses pembongkaran di kawasan Dermaga Sebawang di Desa Sebawang Kecamatan Sesayap tersebut.
“Setiap pasokan kita turunkan BBM sebanyak 80 ton dan ini merupakan kebutuhan masyarakat di KTT untuk 10 hari kedepan, karena APMS ini akan memasok BBM sebanyak tiga kali dalam sebulannya, dan saat ini masih proses pengangkutan makanya APMS kita tutup akan tetapi ini tidak membutuhkan waktu yang lama paling lama dua sampai tiga hari setelah itu akan kembali beroperasi,” kata Arifin.
Lanjut, ia mengatakan kebutuhan BBM masyarakat yang ada termasuk pelaku usaha, industri memang cukup tinggi sehingga ia yang semula membuka APMS hanya saat jam kerja yang dimulai Pukul 8 pagi hingga Pukul 5 sore kini ditingkatkan sampai Pukul 9 malam sebab ia melihat ada saja masyarakat yang masih ingin membeli ketika malam hari.
“Makanya kita buka sekarang ini sampai jam 9 malam karena kita masih melihat besarnya kebutuhan masyarakat akan BBM meskipun sudah malam hari, mungkin ada saja masyarakat yang masih ingin bepergian ke desa atau kecamatan sebelah dan benar-benar membutuhkan BBM untuk kelancaran perjalanan mereka, buka sampai jam 9 malam juga tidak menjadi masalah buat kami, minimal personel bekerja ekstra sedikit lebih lama dari waktu biasanya,” tukasnya.
Dengan harga premium Rp 7.500 yang lebih mahal ketimbang APMS Kujau yang ada di Kecamatan Betayau ini (Rp 5.450) perliternya ini sama sekali tak mengurangi minat masyarakat untuk mengantre di APMS yang tak jauh dari jembatan bailey di Desa Sebidai tersebut, ia menyebut BBM non subsidi yang ia jual dengan harga tersebut sudah sesuai kesepakatan dengan pemerintah asalkan pihaknya mampu menyiapkan BBM sesuai kebutuhan masyarakat.
“Makanya kita buat pemberitahuan supaya masyarakat mengerti bahwa saat ini BBM masih dalam proses menuju APMS dan stok BBM yang ada di APMS masih kosong, proses penurunan pasokan ini membutuhkan proses yang cukup lama minimal satu sampai dua hari, tunggu lah dalam dua hari kedepan dimana kami akan kembali beroperasi melayani kebutuhan masyarakat, dengan 80 ton kebutuhan untuk 10 hari dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat,” urainya.
APMS Aryan di Kecamatan Sesayap ini sempat dikeluhkan masyarakat dengan waktu beroperasinya tak menentu akan tetapi dalam dua bulan terakhir ini pihak APMS sudah memberlakukan pelayanan penjualan hingga Pukul 9 malam dan melakukan pemberitahuan dengan memasang spanduk kecil yang menyatakan bahwa stok BBM masih dalam perjalanan dan APMS belum bisa beroperasi sementara waktu. 



Lazada Indonesia