Home » Utama » LSTP Terbentuk, Penerbitan Paspor Umum Turun 10 Persen

LSTP Terbentuk, Penerbitan Paspor Umum Turun 10 Persen

NUNUKAN - Sejak terbentuknya Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) dalam penerbitan dokumen bagi Calon Tenaga Kerja Indoensia di Kantor Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI), ternyata berdampak pada penurunan penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan.
Meski begitu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Ferry Herling South mengatakan, penurunan penerbitan paspor umum itu tak signifikan, karena hanya berkisar antara 5-10 persen.
“Jadi bisa dilihat yang naik itu pembuatan paspor TKI di LTSP. Apa ini antusias atau mungkin peraturannya yang semakin ketat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/2).
Menurut dia, dengan aturan yang ketat, setidaknya dapat membantu pemerintah mengurangi penyimpangan dan membantu menegakkan hukum. Memang, pembuatan paspor itu sedikit lebih sulit, karena ada beberapa syarat yang wajib dilalui pemohon. Seperti, tes informil yakni tes wawancara yang dilakukan petugas Imigrasi.
“Kalau memang kita curiga keperluannya untuk bekerja ya kita tahan dulu. Kita serahkan LTSP. Kan sebelum menerbitkan paspor, pemohon wajib di tes wawancara. Nah, disitu nanti kita curigai, “ bebernya.
Sementara itu, kata dia, penerbitan melalui LTSP itu berdasarkan rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nunukan dan BP3TKI Nunukan.
“LTSP artinya semua terjamin. Dan perusahaan juga mau menerima. Kalau Imigrasi tidak ada masalah. Selama surat lengkap dari BP3TKI dan Disnakertran ya kita terbitkan,” ungkapnya. 



Lazada Indonesia