Home » Utama » Bulungan Kembali Hibahkan Sejumlah Aset

Bulungan Kembali Hibahkan Sejumlah Aset

Bulungan Kembali  Hibahkan Sejumlah Aset
HIBAH – Gedung dan lahan markas PMI Bulungan yang sebelumnya merupakan aset Pemkab Bulungan kini dihibahkan kepada PMI.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali menghibahkan sejumlah aset miliknya. Jika sebelumnya hibah diberikan ke Pemerintah Provinsi Kaltara, kali ini dilakukan ke beberapa instansi yang ada di Bulungan. Serah terima hibah aset, yang sekaligus dirangkaikan dengan acara penandatanganan kontrak perpanjangan pinjam pakai sejumlah gedung milik Pemkab itu, dilakukan di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Bulungan, Selasa (13/2).
Sesuai data diperoleh, beberapa aset miliki Pemkab Bulungan diperpanjang masa pinjam pakainya, di antaranya Gedung PKK Bulungan yang saat ini masih digunakan sebagai fasilitas perkantoran DPRD Kaltara. Kemudian bangunan depo arsip Bulungan yang saat ini digunakan Kantor Inspektorat Provinsi Kaltara, gedung penyuluh ke BKKBN dan beberapa lainya.
Sementara aset yang dihibahkan kemarin, berupa tanah dan kantor gedung PMI Bulungan yang berikan kepada PMI (Palang Merah Indonesia). Kemudian aset masjid dan tanah yang dihibahkan ke pengurus masjid di Peso Hilir, dan juga di Desa Gunung Seriang. Selain tanah dan bangunan, ada juga hibah kendaraan operasional kepada Brigif 24/BC. Yaitu sebanyak tiga unit mobil.
“Pinjam pakai ini kita harapkan bisa dimanfaatkan, guna mendukung kegiatan pemerintahan baik Bulungan maupun Pemprov Kaltara. Sedang aset yang dihibahkan, diharapkan bisa berdaya guna untuk mendukung operasional dan percepatan pembangunan di daerah,” ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan Drs Syafril.
Sementara itu, sebagai tindak lanjut arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, melalui bidang aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bulungan saat ini juga telah berproses rencana hibah aset kepada sekitar 74 desa yang ada di 10 kecamatan.
Aset yang akan dihibahkan ke desa, ada beberapa item. Mulai dari fisik bangunan, lahan hingga badan jalan umum dan irigasi. Diperkirakan nilai aset yang akan dihibahkan ke desa itu mencapai miliaran rupiah.
Inventarisir aset dan pengelolaan ini secara administratif bisa lebih tertib. Begitupun dalam hal pengelolaan, desa bisa mandiri tanpa harus laporan atau izin dulu ke Pemda untuk memaksimalkan pemanfaatan aset itu sendiri. “Intinya kita harapkan bisa lebih baik dari sebelumnya, dan aset-aset itu pemanfaatannya bisa dimaksimalkan,” katanya.
Dikatakan Syafril, sejauh ini beberapa aset Bulungan yang sudah diserahkan oleh Bulungan ke Pemerintah Provinsi. Di antaranya eks Kantor Bupati Bulungan saat ini menjadi Kantor Gubernur dan Gedung Serbaguna Pemprov Kaltara. kemudian bangunan Balai Pertemuan Umum (BPU) yang diserahkan ke Satker Kementerian PUPR di wilayah Kaltara.
Sementara bangunan yang masih berstatus pinjam pakai. Di antaranya rumah jabatan gubernur, rumah jabatan wakil gubernur, kantor PKK yang saat ini digunkan DPRD Kaltara, Mako Subden 1 Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, dan terakhir pinjam pakai gedung baru DPRD Bulungan yang ada di Desa Bumi Rahayu KM 9 yang akan digunakan sebagai Mapolda Kaltara. 



Lazada Indonesia