Home » Politik » Lima Parpol Minta Perubahan Dapil

Lima Parpol Minta Perubahan Dapil

Lima Parpol  Minta Perubahan Dapil
UJI PUBLIK – KPU Bulungan melaksanakan uji publik dengan mengundang parpol yang ada di tingkat kabupaten, Selasa (13/2).

TANJUNG SELOR – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan, Erry Sonley mengatakan, terdapat dua usulan penataan daerah pemilihan (Dapil). Sebagaimana dijelaskan usai uji publik kepada sejumlah partai politik (Parpol), Selasa (13/2), usulan tersebut yang pertama adalah beberapa parpol meminta penataan Dapil tetap seperti 2014 lalu, sedangkan lima parpol minta perubahan Dapil.
Ia menjelaskan, KPU tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang tertuang dalam peraturan KPU. Namun pihaknya akan menyampaikan dua usulan tersebut kepada KPU RI. “Usulan pertama, tetap menggunakan Dapil lama dan kedua perubahan menjadi empat Dapil yang diusulkan oleh lima parpol,” katanya.
Ia membeberkan, hasil uji publik kemarin, cenderung menggunakan usulan yang pertama, bahwa menggunakan sistem dapil lama. Meski demikian, selanjutnya akan diusulkan kepada KPU RI, dimana nantinya KPU RI akan membuat penetapan itu sesuai acuan tujuh prinsip penataan dapil. Terdiri dari, kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada pada cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan.
“Untuk penilaian penataan dapil pun berdasarkan aplikasi untuk dapil. Bahwa dapil yang memenuhi syarat itu seperti apa,” terangnya.
Adapun berkaitan dengan jumlah penduduk, di Kabupaten Bulungan mencapai 129.383 jiwa berdasarkan data agregat kependudukan (DAK) 2 per kecamatan.
Menurutnya, data itu yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri per Desember 2017 lalu. Data yang diberikan oleh Kemendagri itu, sebagai acuan kabupaten/kota, dalam menyusun alokasi kursi dan dapil. Setelah uji publik ini, KPU Bulungan hanya menunggu keputusan KPU RI.
“Itu menjadi acuan untuk menyusun alokasi kursi dan dapil. Intinya kita menunggu keputusan dari KPU RI,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia