Home » Ekonomi » Kaltara Teken MoU Perdagangan Komoditas dengan APPSI

Kaltara Teken MoU Perdagangan Komoditas dengan APPSI

Kaltara Teken MoU Perdagangan  Komoditas dengan APPSI
PERDAGANGAN komoditas kebutuhan sehari–hari di Kaltara masih didukung distribusi barang dari luar daerah.

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kalimantan Utara (Kaltara), Hasriyani menyampaikan, Kaltara pada tanggal 23 bulan ini dijadwalkan mendatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman, bersama 33 provinsi lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Yani – sapaan akrabnya menjelaskan, kerjasama ini berkaitan dengan komitmen perdagangan komoditas antarprovinsi di Indonesia.
Lanjutnya, penandatanganan nota kesepahaman ini secara teknis memiliki implikasi positif bagi Kaltara yang notabene masih mengandalkan distribusi barang dari daerah lain. Sehingga dengan adanya perjanjian tersebut, nantinya pemerintah memiliki komitmen untuk menjamin lancarnya pengiriman barang secara konsisten.
“Komoditas kebutuhan di sini (Kaltara), selain dipenuhi dari SDA (Sumber Daya Alam) sendiri, juga ditunjang oleh beberapa daerah lain. Sehingga dengan adanya penandatangan MoU nanti, pasokan barang masuk jadi bisa lebih terjamin lagi. Selain itu juga, komoditas kita memiliki peluang yang sama untuk dikirim ke luar daerah,” terang Yani saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/2).
Saat diajak berbicara tentang distribusi kebutuhan masyarakat terutama dari kelompok bahan pokok, Yani memaparkan Kaltara saat ini mengandalkan pasokan dari lima provinsi. Yakni Kalimantan Timur (Balikpapan, Samarinda dan Berau) untuk kebutuhan daging ayam, telur, gula pasir dari Bulog, cabai dan jalur distribusi LPG subsidi tabung 3 kilogram. Kemudian apabila untuk kebutuhan beras dan kentang, mayoritas di-support dari Kota Pahlawan – Surabaya. Selanjutnya untuk bawang merah dan bawang putih, Kaltara dominan dipasok dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Terakhir untuk kebutuhan gula non subsidi, minyak goreng, tepung terigu, aneka jenis sayuran, Kaltara dipasok dari jalur distribusi melalui Sulawesi Tengah (Palu) DAN Sulawesi Selatan (Pare – Pare).
“Berdasarkan pemetaan alur distribusi kebutuhan pokok kita, Kaltara disupport oleh lima provinsi tersebut. Selain dominasi dari komoditas di atas, terdapat pula komoditas sama yang disupport dari lebih satu daerah,” pungkas Yani. 



Lazada Indonesia