Home » Utama » Pencoblosan, KPU Hanya Akui KTP-el

Pencoblosan, KPU Hanya Akui KTP-el

TARAKAN – Jika ternyata tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), warga Tarakan yang memiliki hak pilih bisa memilih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai alamat di tanda penduduk.
Namun, disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, Nasruddin pemilih hanya bisa menggunakan KTP elektronik (KTP-el). Dengan catatan, meskipun pemilih tersebut pindah, selama alamat di KTP tidak pindah, maka bisa ditetapkan atau didaftarkan sesuai dengan alamatnya di KTP.
Bahkan, untuk pemilih yang akan melakukan pencoblosan menggunakan C6 atau undangan memilih, tetap diwajibkan menunjukkan identitas berupa KTP-el.
“Hal ini kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya dua kali dicatatkan di dalam daftar pemilih,” ujarnya, ditemui Selasa (13/2).
Selain itu, sesuai Peraturan KPU No 08 terkait pemungutan suara, include dengan Peraturan KPU No. 2 bahwa orang hanya didaftarkan satu kali di dalam daftar pemilih. Sehingga, saat pemilih datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya wajib membawa KTP-el atau surat keterangan.
“Jadi, nanti pemilih ini datang ke TPS memperlihatkan C6 (undangan memilih, Red) dan KTP yang ada. Nanti akan dilihat juga apakah C6 ini alamatnya sesuai dengan di KTP,” tandasnya.
Jika ada perbedaan atau kesalahan pasti akan terlihat, karena sebelumnya ada Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) sudah melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit). Dalam coklit ini akan terlihat alamat pemilih sesuai data yang ada, pasalnya pendataan dilakukan dengan mendatangangi rumah-rumah masyarakat langsung.
“Makanya PPDB otomatis menjadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dalam rangka meminimalisir orang menggunakan hak pilihnya dua kali,” pungkasnya.
Tahapan untuk coklit ini sendiri, dijelaskan Nasruddin sudah masuk dalam tahap ketiga atau 10 hari ketiga hingg 18 Februari nanti. “Kalau di data persis 20 hari kedua itu, sudah 77 persen berarti saat ini sudah hampir selesai,” tutupnya. 



Lazada Indonesia