Home » Ekonomi » Usaha Bidang Informasi dan Komunikasi Meningkat 11 Persen Setiap Tahun

Usaha Bidang Informasi dan Komunikasi Meningkat 11 Persen Setiap Tahun

TARAKAN - Menurut data BPS Tarakan, usaha di bidang informasi dan komunikasi meningkat 11 persen setiap tahunnya selama periode 6 tahun terakhir (2010-2016).
Peranan teknologi informasi dan telekomunikasi menjadi sangat penting dalam setiap kegiatan manusia, terutama aktivitas ekonomi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan usaha dapat menciptakan efisiensi dalam proses produksi. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas suatu usaha.
“Saya biasa mengiklankan usaha saya melalui koran atau media online yang sekarang sudah banyak muncul,” ujar Febi salah seorang pengguna jasa informasi dan komunikasi.
Teknologi informasi dan komunikasi diyakininya dapat menciptakan inovasi dalam kegiatan produksi, sehingga hal ini juga dapat mendorong upaya peningkatan daya saing produk yang dihasilkan oleh aktivitas ekonomi. “Karena kita jualan, bagaimana lakunya itu juga tergantung promosi kita,” katanya.
Lanjut, Febi mengatakan, persaingan dunia usaha di semua sektor semakin hari semakin ketat. Jika tidak ingin tergerus dengan zaman, maka pelaku usaha juga harus bisa menyesuaikan pendekatan promosi yang dilakukan.
“Kalau tidak begitu susah kita mau bersaing,” tuturnya.
Kebutuhan khalayak akan dunia informasi dan komunikasi juga mesti dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan tempat usahanya.
“Sekarang semua orang selalu mengakses informasi. Jadi itu kesempatan kita promo,” sebutnya.
Selama memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, Febi mengaku ada peningkatan cukup signifikan dari hasil penjualannya. Bahkan, tidak jarang orang dari luar Tarakan menghubunginya guna menanyakan lebih jauh terkait item yang ia perdagangkan.
“Orang jadi banyak tahu sekarang. Sampai Nunukan, Tanjung Selor juga ada yang nanya-nanya,” tuturnya.
Dalam perekonomian Kaltara, peran sektor ini relatif memang belum terlalu tinggi, meski peningkatannya cenderung positif. Tercatat, pada 2016, kontribusi usaha sektor ini hanya sebesar 2,99 persen saja.
Peranan sektor ini sendiri pada aktivitas ekonomi sangat berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat umum, sekaligus menjadi indikasi tersedianya pasar yang sangat menjanjikan. Untuk pola sebarannya, sebagian besar di Kaltara memang masih terpusat di Tarakan. Yakni, sebanyak 500 unit usaha atau 40,52 persen dari total usaha di sektor ini. 



Lazada Indonesia